Breaking News:

PPKM Darurat

Bandel, Pedagang dan Panitia Kegiatan Kena Denda Selama PPKM Darurat di Kudus

‎Satpol PP Kabupaten Kudus memberikan denda kepada pelaku usaha yang nekat membuka kiosnya selama pemberlakuan pembatasan

Penulis: raka f pujangga | Editor: Catur waskito Edy
istimewa/Polres Kudus
Kapolres Kudus, AKBP Aditya Surya Dharma tengah meninjau pelaksanaan PPKM darurat mulai 3-20 Juli 2021. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  ‎Satpol PP Kabupaten Kudus memberikan denda kepada pelaku usaha yang nekat membuka kiosnya selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, sejak 3 Juli 2021.

Kepala Satpol PP, Djati Solechah‎ menyampaikan, denda diberikan karena pedagang tersebut tidak menghiraukan teguran.

"Sudah ada dua yang kami berikan denda karena sudah ketangkap dua kali. Mereka masih mengulanginya lagi," jelas dia, Kamis (8/7/2021).

Djati menyampaikan, ‎denda pertama diberikan kepada pedagang kecil yang menjual jahe rempah sebesar Rp 400 ribu.

"Karena sudah pernah kena denda sebelum PPKM darurat, kemarin Minggu malam kena lagi karena menyediakan makan di tempat," ujar dia.

Selain itu, pihaknya juga memberikan denda kepada panitia yang memfasilitasi pertemuan bisnis multi level marketing (MLM) di ruangan yang ada disana. 

‎"Panitia event pertemuan itu juga kami berikan denda sebesar Rp 200 ribu," ujar dia.

Menurutnya, denda terpaksa diberikan karena mereka dianggap keterlaluan. Biasanya, dia hanya menyita KTP atau peralatan kerja untuk memberikan efek jera.

"Ini karena pertimbangan kemanusiaan, kalau tidak keterlaluan sekali paling cuma diberikan pembinaan dan KTP atau peralatan kerja sebagai barang bukti dikembalikan," kata dia.

Sedangkan pedagang yang lainnya, kata dia, sebagian besar hanya dibina karena tidak tega pada situasi dan kondisi ekonomi yang sedang susah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved