Breaking News:

Bupati Temanggung M Al Khadziq Harap Masyarakat Bisa Mentauladani Almarhum Hasyim Afandi

Hasyim Afandi (75), mantan Bupati Temanggung periode 2008-2013 tutup usia di RSUD Temanggung.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Humas Pemkab Temanggung
Jenazah Hasyim Afandi disalati sebelum dilepas ke rumah duka untuk dimakamkan pada, Senin (5/7/2021) sore di RSUD Temanggung. 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Hasyim Afandi (75), mantan Bupati Temanggung periode 2008-2013 tutup usia di RSUD Temanggung dalam keadaan terpapar Covid-19 pada, Senin (5/7/2021). Hasyim yang juga pernah menjadi Bupati Magelang periode 1999-2004 ini sempat mendapatkan perawatan di ruang isolasi Covid-19 RSUD.

Bupati Temanggung, M Alkhadziq mengatakan, kepergian Hasyim Afandi yang cukup cepat mebawa kesedihan masyarakat Temanggung. Warga pun kini kehilangan sosok pemimpin yang baik dan penuh perjuangan.

Dengan itu, M Al Khadziq berharap masyarakat bisa mentauladani kebaikan dan meneruskan perjuangan Hasyim Afandi selama menjadi pemimpin Kabupaten Temanggung

"Kita semua kehilangan, kita semua berduka dan sama sekali tidak menyangka akan secepat ini dipanggil," terangnya.

Kata Khadziq, Hasyim Afandi sempat menderita sakit dan dirawat di rumah sakit. Hingga akhirnya, Hasyim meninggal saat hendak menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Temanggung

Ia pun mengajak semua masyarakat untuk mengiringi kepergian Hasyim Afandi dengan doa, berharap dalam keadaan khusnul khotimah, diampuni segala dosanya, dan diterima semua amal baiknya. 

"Kita doakan keluarganya semoga diberi kesabaran, dan masyarakat bisa mentauladani semua kebaikan dan meneruskan perjuangan yang beliau berikan kepada kita," harapnya.

Direktur RSUD Temanggung, Tetty Kurniawati menerangkan, Hasyim Afandi meninggal dunia sekitar pukul 14.45 WIB di ruang ICU Covid-19.

Satu hari sebelumnya, Hasyim Afandi mengalami dibawa ke RSUD dengan mengalami gejala batuk dan sedikit sesak napas. 

Petugas medis pun sudah melakukan rapid test antigen dan hasilnya dinyatakan positif Covid-19. Sehingga, Hasyim Afandi dirawat di ruang isolasi Covid-19.

Dalam waktu kurang dari 24 jam, kondisi kesehatan Hasyim Afandi menurun. Saturasi oksigennya menurun dengan cepat sehingga diperlukan alat bantu pernapasan dengan kapasitas yang lebih tinggi. 

Segala upaya sudah dilakukan tim medis, namun saturasi oksigen Hasyim Afandi tak kunjung meningkat. 

"Kemudian kita pindahkan ke ruang ICU Covid-19. Saat mau dipasang ventilator, beliau sudah meninggal," ujarnya. 

Jenazahnya Hasyim Afandi dimakamkan di Kampung Besaran, Kelurahan Parakan Kauman, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved