Breaking News:

Berita Tegal

Imbauan Kemenag Tegal Kepada Panitia Kurban: Tidak Ada Sistem Kupon

Kepala Kantor Kemenag Kota Tegal, Akhmad Farkhan menjelaskan, juknis pelaksanaan ibadah pada Idul Adha.

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Fajar Bahruddin Achmad
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tegal, Akhmad Farkhan. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tegal, Akhmad Farkhan menjelaskan, juknis pelaksanaan ibadah pada Idul Adha 1442 H/2021 di Kota Tegal. 

Kebijakan tersebut mengacu kepada surat edaran yang dikeluarkan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. 

Farkhan mengatakan, pertama tidak ada pelaksanaan salat id di masjid dan lapangan pada Idul Adha 2021. 

Masyarakat menunaikan salat id di rumah masing-masing. 

Karena Kota Tegal masuk dalam daerah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa- Bali. 

Pihaknya pun sudah membagikan surat edaran untuk masjid- masjid di Kota Tegal. 

"Selagi zonanya masih seperti ini. Apalagi dalam PPKM Darurat, berarti kita masuk level empat. Ya semua tempat ibadah tutup. Termasuk salat Idul Adha di rumah saja," kata Farkhan kepada tribunjateng.com, Senin (5/7/2021).

Sementara untuk penyembelihan hewan kurban, Farkhan mengimbau, agar bisa dilakukan dalam tiga hari pada hari tasyrik. 

Hewan kurban tidak disembelih langsung sehari. Namun dibagi selama tiga hari untuk menghindari terjadinya kerumunan.

"Jadi jangan dijadikan satu hari. Maksudnya biar tidak terjadi kerumunan," ujarnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved