Breaking News:

PPKM Darurat

Warga Batang Kejaring Razia PPKM Darurat, Tak Pakai Masker Denda 10 Ribu

Tim gabungan Satgas Covid-19 melakukan sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di tempat saat operasi yustisi.

Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo
Satgas Covid-19 Batang
Sejumlah pelanggar PPKM Darurat saat menjalani sidang Tipirinh di tempat. 

TRIBUNJATENG. COM,BATANG - Tim gabungan Satgas Covid-19 melakukan sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di tempat saat operasi yustisi bagi pelanggar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Hal itu untuk memberikan efek jera kepada pelanggar agar tidak mengulangi kembali.

Operasi yustisi melibatkan berbagai usur di antaranya TNI/Polri, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri dan Satpol PP

Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka mengatakan Satgas Covid-19 akan terus menggelar operasi yustisi hingga PPKM darurat usai dengan sasarannya meliputi kafe, salon, sarana olahraga, panti pijat, rumah makan. 

"Tim gabungan telah berkeliling ke tempat-tempat tersebut yang masih buka langsung sidang di tempat,” tuturnya, Jumat (9/7/2021).

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Batang, Sefitrios mengatakan, bersama tim gabungan melakukan pencegahan dan penindakan terhadap pelanggar PPKM Darurat di lingkungan setempat.

“Kami memberikan sanksi terhadap dua pengelola salon masing-masing sebesar Rp500 Ribu dan warga tidak memakai masker sebesar Rp 10 Ribu,” ujarnya.

Pihaknya akan terus melakukan operasi yustisi disertai sidang Tipiring di tempat hingga PPKM Darurat selesai, agar masyarakat paham tentang penyebaran Covid-19.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved