Breaking News:

Berita Tegal

Masih Banyak Pertokoan di Kota Tegal yang Langgar PPKM Darurat 

Satpol PP Kota Tegal menutup sejumlah toko yang masih nekat buka di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa- Bali, Sabtu

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: m nur huda

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Satpol PP Kota Tegal menutup sejumlah toko yang masih nekat buka di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa- Bali, Sabtu (10/7/2021).

Toko-toko yang diharuskan tutup, seperti toko pakaian, sepatu, dan aksesoris.

Dalam operasi tersebut juga turut serta petugas TNI. 

Operasi menyasar pertokoan di kawasan alun-alun, Jalan Pancasila, Jalan Kolonel Sudiarto, Jalan Setiabudi, dan Jalan Kartini Tegal. 

Kepala Satpol PP Kota Tegal, Hartoto mengatakan, masih ditemukan toko-toko non kebutuhan pokok yang nekat beroperasi. 

Ia bahkan menutup 10 toko yang masih buka. 

Seperti toko sepatu, toko pakaian, toko kain, dan toko aksesoris. 

Hartoto mengatakan, pihaknya pun mengecek wastafel di pusat perbelanjaan dan rumah makan. 

Kemudian memastikan rumah makan tidak menyediakan kursi dan meja makan. 

"Sesuai instruksi wali kota, toko yang masih melakukan pelanggaran langsung kita lakukan penutupan. Tadi ada sekira 10 toko," kata Hartoto kepada tribunjateng.com.

Hartoto mengatakan, toko- toko yang ditemui masih beroperasi, mengaku belum mengetahui instruksi wali kota semasa PPKM Darurat Jawa- Bali. 

Pihaknya pun dalam kesempatan itu langsung memberikan surat instruksi tersebut. 

Hartoto mengimbau, masyarakat untuk taat terhadap instruksi Wali Kota Tegal terkait aturan PPKM Darurat

Karena upaya tersebut untuk memutus angka penyebaran Covid-19 

"Masyarakat diimbau bisa taat. Karena itu upaya mencegah dan memutus penyebaran Covid-19 di Kota Tegal," ungkapnya. (fba)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved