Breaking News:

Banyak Promo, Hari Belanja Diskon Indonesia 2021 Tak Patok Target Khusus

Hari Belanja Diskon (HBD) Indonesia akan kembali dihelat pada 1-29 Agustus 2021.

Editor: Vito
KONTAN/Baikhaki
Ilustrasi belanja online 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Hari Belanja Diskon (HBD) Indonesia akan kembali dihelat pada 1-29 Agustus 2021.

Meski tidak mengusung target transaksi secara khusus, ajang itu diharapkan bisa memacu kembali perputaran ekonomi di tengah ketidakpastian pandemi covid-19.

Ketua Panitia HBD Indonesia, Fetty Kwartati mengatakan, pihaknya tidak memiliki target khusus terkait dengan besaran transaksi selama ajang itu berlangsung.

Hal itu tak lepas dari dampak kasus covid-19 yang meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Namun, ia tetap berharap terjadi peningkatan nilai transaksi dalam ajang HBD Indonesia tiap tahun.

“Tidak ada target khusus berhubung kondisinya sedang menantang. Tapi kami tetap berusaha semaksimal mungkin untuk menyukseskan acara ini,” katanya, dalam jumpa pers virtual, Jumat (9/7).

Kegiatan yang dipelopori oleh Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) itu akan diikuti sekitar 300 peritel dan 800 brand, termasuk asosiasi yang berada dalam ekosistem Hippindo.

Terdapat beberapa program belanja secara offline dan online yang menarik. Misalnya, diskon harga mencapai 76 persen, harga spesial sebesar Rp 76.000 atau Rp 7.600, cashback spesial hingga Rp 76.000, dan lain sebagainya.

Angka 76 identik dengan HBD Indonesia, mengingat acara ini digelar pada Agustus, di mana Indonesia merayakan ulang tahun kemerdekaan ke-76.

Fetty menuturkan, di tengah kebijakan pembatasan mobilitas, HBD Indonesia tahun ini akan mengombinasikan penjualan produk secara offline maupun online.

Beberapa platform e-commerce pun bakal menyemarakkan acara ini, seperti Shopee, Tokopedia, Zalora, Gojek, dan Grab.

Ditambah lagi, beberapa peritel anggota Hippindo juga memiliki official store di berbagai e-commerce, sehingga bisa memaksimalkan penjualan produknya saat program HBD Indonesia berlangsung.

Sosialisasi dan promosi HBD Indonesia terus dilakukan secara gencar, baik melalui media sosial maupun media massa.

“Karena kegiatan HBD Indonesia skalanya nasional, tentu kami terus sosialisasikan hingga ke tingkat daerah, sehingga diharapkan konsumen seluruh Indonesia bisa ikut berpartisipasi,” jelasnya.

Sebagai informasi, HBD Indonesia pada 2019 lalu diikuti 300 peritel, 400 brand, dan 350 pusat perbelanjaan dari 85 kota di Indonesia. Saat itu, total transaksi HBD Indonesia tercatat sebesar Rp 20 triliun.

Adapun pada 2020, HBD Indonesia mampu membukukan transaksi penjualan sebanyak Rp 22,5 triliun. HBD Indonesia di tahun lalu diikuti 390 peritel, 477 brand, 375 pusat perbelanjaan dari 91 kota di Indonesia. (Kontan.co.id/Dimas Andi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved