Breaking News:

Berita Pati

Beroperasi saat PPKM Darurat, 8 Pemandu Lagu dan 17 Pengunjung Karaoke di Pati Digelandang Polisi

Pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, ternyata masih ada tempat karaoke yang nekat tetap beroperasi. 

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rival al manaf
Humas Polres Pati
Jajaran Polres Pati melakukan razia di tempat karaoke yang nekat tetap buka pada masa PPKM Darurat, Sabtu (10/7/2021) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, ternyata masih ada tempat karaoke yang nekat tetap beroperasi. 

Untuk membuka hiburan malam milik mereka, pemilik tempat karaoke berupaya "kucing-kucingan" dengan petugas keamanan.

Menindaklanjuti informasi masyarakat tentang hal tersebut, jajaran Polres Pati merazia tempat karaoke yang bandel, Sabtu (10/7/2021) malam.

Baca juga: Minta Rp 4 Juta Kepada Keluarga Korban Covid-19, Tukang Pikul Pemakaman Protokol Kesehatan Dipecat

Baca juga: Cara Mengurus Dokumen Kependudukan di Saat Pandemi Covid-19

Baca juga: Kabar Duka, Turi Atmoko Kepala BPKAD Pati Meninggal Dunia Malam Ini

Baca juga: Mahasiswa Pati Iseng Nandur Selada Malah Untung Rp 5 Juta Sebulan, Bukan Mahasiswa Pertanian

"Setelah penyelidikan beberapa hari, sementara kami temukan ada satu karaoke yg masih buka, yaitu MDK di Margorejo," ucap Kabag Ops Polres Pati Kompol Sugino di Markas Sat Sabhara Polres Pati, Minggu (11/7/2021).

Dari razia tersebut, 27 orang digelandang ke Markas Sat Sabhara untuk dites usap (swab antigen) dan diperiksa lebih lanjut. 

Mereka terdiri atas delapan pemandu karaoke atau Ladies Escort, empat karyawan/kasir, serta 17 orang pengunjung. 

Mereka bukan hanya warga Kabupaten Pati, melainkan juga berasal dari Kudus dan Semarang.

Kompol Sugino menjelaskan, untuk mengelabui petugas, pemilik karaoke mencari waktu saat petugas sedang lengah, tepatnya setelah melakukan patroli rutin.

"Mereka ternyata menyiasati saat tim kami sudah kembali dari patroli, sekitar pukul 00.00 atau jam 01.00 WIB malam, mereka buka, curi-curi di jam-jam itu. Mereka buka sampai pagi saat petugas sedang konsolidasi atau istirahat," kata dia.

Baca juga: Argentina Juara Copa America 2021 Kandaskan Brasil 1-0, Di Maria Cetak Gol, Messi Angkat Trofi

Baca juga: Harry Kane dan Chiellini Saling Lempar Psywar Berkedok Pujian Jelang Final Italia Vs Inggris

Baca juga: Update Corona Wonosobo Hari Ini Minggu 11 Juli 2021: 9,318 Positif Covid, Jateng 285.360

Baca juga: Anak Sulung Aburizal Bakrie: Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Selalu Ada di Saat Saya Sulit

Selain menggiring puluhan orang dari tempat karaoke ke kantor polisi, lanjut Kompol Sugino, pihaknya juga menyita sekira 100 botol miras aneka jenis.

Dia juga mengimbau pemilik usaha karaoke yang masih buka agar patuh pada ketentuan PPKM Darurat

"Kepada pengusaha karaoke yang masih coba-coba buka, berhentikan dulu. Tutup selama masa PPKM Darurat ini. Saat ini kita harus membantu pemerintah sehingga angka persebaran Covid-19 bisa kita tekan seminimal mungkin," ajak dia.

Ia menyebut, para pelanggar yang terjaring razia akan akan dijerat dengan Undang-Undang (UU) tentang Kekarantinaan Kesehatan dan Perda Kabupaten Pati tentang miras. (mzk)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved