Senin, 15 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Euro 2020

Pengakuan Tak Terduga dari Mancini dan Southgate Jelang Final Euro 2021 Italia Vs Inggris

Pengakuan Tak Terduga dari Mancini dan Southgate Jelang Final Euro 2021 Italia Vs Inggris

Tayang:
INSTAGRAM/Roberto Mancini
Pengakuan Tak Terduga dari Mancini dan Southgate Jelang Final Euro 2021 Italia Vs Inggris 

Pengakuan Tak Terduga dari Mancini dan Southgate Jelang Final Euro 2021 Italia Vs Inggris

Klik di Sini untuk Membaca Berita Lainnya tentang Euro 2021

TRIBUNJATENG.COM - Seorang pelatih memegang peran penting dalam pertandingan.

Visinya dalam melihat pertandingan dan kejeniusannya meracik strategi menjadi kunci kemenangan.

Instruksinya di pinggir lapangan bagaikan nyawa bagi para pemain agar bisa meraih keunggulan.

Tak hanya itu, kemampuannya dalam membangun motivasi juga diperlukan untuk menaikkan mental pemain.

Baca juga: Jadwal Final Euro 2021 Italia Vs Inggris, The Three Lions Untung karena Main di Wembley

Baca juga: Bonucci Sudah Bisa Membaca Kekuatan Utama Inggris, Minta Italia Harus Waspada di Final Euro 2020

Baca juga: Meski Kalah di Euro 2021, Timnas Ini Pulang Disambut Bagai Pahlawan Negara

Baca juga: Prediksi Sering Tembus, Jose Mourinho Beberkan Pandangannya di Final Euro 2021, Italia atau Inggris?

Di Final Euro 2021 kali ini dua tim yang akan berlaga, yakni Italia dan Inggris memiliki pelatih yang kapasitasnya seperti disebutkan di atas.

Adalah Roberto Mancini di Italia dan Gareth Southgate di Inggris.

Kedua sosok ini bagaikan revolusioner yang mengubah wajah sepak bola negaranya dan membawa ke puncak tertinggi di kompetisi teratas negara di Eropa.

Jelang laga final Italia vs Inggris, kedua pelatih mengungkapkan pengakuan yang tak terduga.

Mereka saling memuji kekuatan lawannya yang akan dihadapi di laga final.

Saat ini, Italia memang memegang rekor tak terkalahkan dalam 33 pertandingan beruntun sejak 2018.

Selama dibesut Roberto Mancini, Italia menjelma menjadi monster yang haus gol dan kokoh bertahan.

Mancini bahkan disebut-sebut sebagai 'Sang Revolusioner' lantaran mengubah warna permainan Timnas Italia menjadi lebih berani menyerang.

Melawan Inggris, Timnas Italia juga diuntungkan dengan keunggulan head to head.

Terakhir kali bertemu, Italia menumbangkan Inggris dengan skor 2-1 di Piala Dunia 2014 Brasil.

Wajar jika Southgate memuji Gli Azzuri.

Menurut Gareth Southgate, Inggris masih memiliki jalan panjang untuk bisa untuk bisa menyamai prestasi Italia.

Pernyataan Southgate tak lain karena kesempatan mencapai babak final di turnamen besar adalah hal langka bagi skuad The Three Lions.

Final Euro 2021 adalah capaian terbesar bagi Inggris lantaran terakhir kali mencapai babak final di turnamen besar terakhir terjadi sejak Piala Dunia 1966.

“Saya telah mengamati mereka dengan cermat selama dua tahun dan tahu pekerjaan yang dilakukan Roberto (Mancini),” kata Gareth Southgate kepada Sky Sport Italia.

“Kami tahu kekecewaan karena tidak lolos ke Piala Dunia, Italia adalah negara sepakbola yang luar biasa, saya pikir saya mendengar 12 semifinal dan 10 final malam itu."

"Dibandingkan dengan kami, Italia lebih memiliki rekor yang luar biasa." puji Southgate.

“Perjalanan kita masih panjang sebelum kita bisa dianggap sebagai negara sepakbola seperti Italia.” akuinya.

Namun di sisi lain, Inggris juga bukan tim sembarangan di Euro 2021.

Kreatifitas lini depan The Three Lions sejauh ini kerap membuat lawan sempoyongan bertahan.

Tangan dingin Gareth Southgate juga mampu menyulap pasukan 'Sang Ratu' menjadi kekuatan sepak bola ditakuti lawan.

Hal itu terbukti dari torehan Timnas Inggris di dua turnamen major terakhir, yakni Piala Dunia 2018 dan UEFA Nations League 2019.

Bersama Southgate pula, Timnas Inggris berhasil menembus final Euro untuk pertama kalinya.

Bukan muluk-muluk jika Mancini memuji penampilan The Three Lions dan meminta anak asuhnya berkonsentrasi melawan Inggris.

“Kami harus menekan Inggris dan mencoba untuk memimpin." kata Roberto Mancini dikutip dari laman Football-Italia.

"Jelas, mereka adalah tim yang hebat, kuat baik secara fisik maupun teknis, tim yang berjuang keras. Ini akan menjadi pertempuran sampai akhir."

“Ini tetap pertandingan sepak bola, jadi kami harus bermain dengan konsentrasi dan juga kegembiraan." ungkap Mancini.

"Anda tidak bisa bermain sepak bola saat tegang atau kesal, Anda membutuhkan tekanan yang tepat dan mencoba untuk menikmati diri sendiri juga."

"Ini satu-satunya cara untuk memenangkan Final.” harapnya.

Kondisi Pemain

Italia yang datang ke Stadion Wembley sebagai tim tamu bisa mengandalkan seluruh pilarnya, kecuali Leandro Spinazzola.

Pemain berposisi fullback ini tidak bisa ikut berjuang bersama para pemain Italia di atas lapangan akibat mengalami cedera.

Spinazzola mengalami cedera achilles saat Italia mengalahkan Belgia dengan skor 2-1 pada babak Perempat Final Euro 2021.

Cederanya tersebut sudah berhasil diatasi dengan operasi yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Ia pun membutuhkan waktu sekitar tujuh hingga delapan bulan sebagai proses penyembuhan setelah operasi.

Meskipun baru menjalani penyembuhan cedera, Spinazzola mengaku akan memberikan dukungan langsung kepada rekan-rekannya yang berjuang di Final Euro 2021.

Pemain berusia 28 tahun ini tak memperdulikan keadaanya yang berjalan dengan bantuan tongkat.

“Saya akan berada di London besok dengan rekan satu tim saya,” kata Spinazzola kepada RAI 1.

“Ini sangat menarik, para pemain telah memberi saya malam yang luar biasa.

"Kami adalah tim yang hebat dan kami benar-benar merasa seperti keluarga.” tambahnya.

Sementara itu di kubu Inggris ada satu pemain yang diragukan tampil di Final Euro 2021.

Pemain Inggris yang diragukan tampil Gareth Southgate adalah Phil Foden.

Hal ini tak lain karena Foden tidak hadir pada sesi latihan terakhir yang dilakukan The Three Lions.

Bahkan ada kemungkinan yang sangat nyata bahwa bintang muda Manchester City itu tidak akan berada di bangku cadangan besok.

“Dia diragukan. Kami harus memeriksanya lagi tetapi dia mengalami cedera kaki yang cukup ringan,” beber Gareth Southgate.

"Tapi itu hanya apakah itu akan menjadi salah satu yang jelas pada waktunya baginya untuk dapat mengambil bagian dalam permainan, jadi kita harus menilai itu lagi nanti." terangnya.

Prediksi Susunan Pemain Italia vs Inggris

Italia dan Inggris diprediksi akan menurunkan pemain yang sama ketika meraih kemenangan pada semifinal Euro 2021.

Di kubu Italia, pelatih Roberto Mancini tetap mempercayakan posisi penjaga gawang kepada Gianluigi Donnarumma.

Kiper berusia 22 tahun itu akan dikawal oleh duet bek tengah berpengalaman, Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini.

Selanjutnya di sebelan kanan dan kiri pertahanan Italia akan ditempati oleh Giovanni Di Lorenzo serta Emerson.

Di Lorenzo dinilai tampil cukup baik selama menggantikan Allesandri Florenzi yang sempat mengalami masalah kebugaran.

Sementara itu, Emerson juga tampil gemilang setelah menjadi pengganti Leonardo Spinazzola yang cedera dan tak bisa melanjutkan perjuangan di Euro 2021.

Kemudian, di depan barisan bek akan berdiri tiga gelandang, Nicolo Barella, Marco Verratti, dan pemain yang belakangan ini kebanjiran pujian, Jorginho.

Mereka akan membantu trisula Italia yang pada final Euro 2021 bakal diisi oleh Federico Chiesa, Lorenzo Insigne, dan Ciro Immobile.

Khusus soal Immobile, beberapa media Italia menyebut bahwa bomber andalan Lazio ita akan digantikan oleh penyerang Torino, Andrea Belotti.

Namun, salah satu reporter Italia yang pendapatnya dimuat di laman resmi UEFA meyakini bahwa Ciro Immobile akan tetap menjadi pilihan utama sang pelatih, Roberto Mancini.

Di sisi lain, Gareth Southgate juga diprediksi akan mempertahankan semua pemain yang menjadi starter pada semifinal kontra Denmark.

Kiper Everton, Jordan Pickford, sebagai salah satu aktor di balik catatan lima clean sheet yang diraih timnas Inggris pada Euro 2021 tetap akan mengawal gawang The Three Lions.

Di depan Pickford akan berdiri empat bek, Kyle Walker, John Stones, Harry Maguire, dan Luke Shaw.

Selanjutnya, dua gelandang di depan bek akan ditempati oleh Kalvin Phillips dan Declan Rice.

Mereka berperan penting di balik keseimbangan permaianan timnas Inggris sepanjang Euro 2021.

Setelah itu, di depan Phillips dan Rice terdapat nama Bukayo Saka, Mason Mount, serta Reheem Sterling.

Mereka akan melayani sang bomber andalan, Harry Kane, yang berpeluang mengejar raihan gol Cristiano Ronaldo selaku pemimpin daftar top skor Euro 2021.

Di sisi lain, Phil Foden diprediksi tak bisa bermain di laga pamungkas.

Pemain berusia 21 tahun itu absen pada sesi latihan terakhir timnas Inggris di St George's Park pada Sabtu (10/7/2021) pagi waktu lokal.

Phil Foden terlihat hanya duduk di pinggir lapangan.

Meski Foden cedera ringan, Gareth Southgate belum bisa memastikan apakah sang pemain bisa tampil.

Rekor Pertemuan Italia Vs Inggris

Melawan Timnas Italia di laga final Euro 2021 memang bukan laga muda bagi Harry Kane dan kawan-kawan, mengingat rekor pertemuan kedua negara, Timnas Inggris masih sering kalah jika bertemu Timnas Inggris di kancah internasionalnya.

Dari 27 pertemuan kedua negara, Timnas Inggris baru delapan kali menang, sisanya kalah atau seri melawan Timnas Italia.

Sebelum melenggang ke partai Final, Timnas Inggris sempat ditahan Skotlandia 0-0 kemudian menang melawan Kroasia, Republik Czech, Jerman, Ukraina dan Denmark di partai semifinal.

Melawan Timnas Italia di partai puncak Euro 2021, Timnas Inggris memiliki kans untuk mengalahkan Italia mengingat mereka tampil di publik sendiri, Namun Italia difavoritkan mengalahkan Inggris.

Timnas Italia memiliki rekor kemenangan yang bagus saat bertemu Timnas Inggris di laga internasional terutama di kancah utama seperti Piala Dunia atau Piala Eropa.

Timnas Italia sudah mengoleksi 11 kali kemenangan atas Timnas Inggris, terakhir di kancah gelaran Piala Dunia 2014 di Brasil, Italia menghempaskan Inggris dengan skor 2-1.

Selain itu, Italia datang ke Wembley dengan modal kemenangan atas Spanyol pada semifinal sekaligus rekor tak terkalahkan dalam 33 pertandingan beruntun sejak 2018.

Kali terakhir Italia merasakan kekalahan adalah pada September 2018, ketika takluk 0-1 dari Portugal di ajang UEFA Nations League.

Serangkaian catatan impresif Italia itu jelas akan menjadi tantangan besar bagi Inggris yang membidik gelar juara Euro perdana.

Final Euro 2021 memang menjadi yang pertama bagi Inggris sepanjang sejarah partisipasi mereka di kompetisi antarnegara di Benua Biru itu.

Inggris sebelumnya melaju ke semifinal pada edisi 1968 dan 1996, tetapi selalu kalah pada dua pertandingan itu.

Euro 1968 menjadi pencapaian terbaik Inggris sebab mereka berhasil mengakhiri turnamen di peringkat ketiga. 

Head to Head 7 Pertandingan Terakhir Italia vs Inggris

28/3/2018 Inggris 1 - 1 Italia - uji coba

01/4/2015 Italia 1 - 1 Inggris - uji coba

15/6/2014 Inggris 1 - 2 Italia - Piala Dunia

16/8/2012 Inggris 2 - 1 Italia - uji coba

25/6/2012 Inggris 0 - 0 Italia [penalti] - Euro

27/3/2002 Inggris 1 - 2 Italia - uji coba

15/11/2000 Italia 1 - 0 Inggris - uji coba

Italia (4-3-3)

21-Donnarumma (GK), 2-Di Lorenzo, 19-Bonucci, 3-Chiellini, 13-Emerson;18-Barella, 8-Jorginho, 6-Verratti; 14-Chiesa, 17-Immobile, 10-Insigne.

Inggris (4-2-3-1)

1-Pickford (GK); 2-Walker, 5-Stones, 6-Maguire, 3-Shaw; 4-Rice, 14-Phillips; 25-Saka, 19-Mount, 10-Sterling; 9-Kane.

Link Live Streaming Euro 2021

LINK RCTI 1

LINK RCTI 2

LINK Mola TV

(*)

Klik di Sini untuk Membaca Berita Lainnya tentang Euro 2021

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
Live
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved