Tabung Oksigen
Stok Tabung Oksigen Kabupaten Semarang Kosong, RS Ambil Pasokan ke Puskesmas
Sejumlah rumah sakit di Kabupaten Semarang dilaporkan kehabisan stok tabung oksigen, Minggu (11/7/2021).
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: Daniel Ari Purnomo
Penulis: M Nafiul Haris
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Sejumlah rumah sakit di Kabupaten Semarang dilaporkan kehabisan stok tabung oksigen, Minggu (11/7/2021).
Kondisi itu, diduga imbas kerusakan jaringan listrik pada perusahaan pemasok PT Samator Gas di Kendal.
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan untuk mengatasi kebutuhan oksigen pada beberapa rumah sakit terpaksa stok tabung yang ada di Puskesmas dialihkan sementara.
"Ini kita masih menunggu kiriman oksigen. Itu (kelangkaan) oksigen karena gardu induk listrik di PT Samator rusak."
"Harapannya hari ini sudah ada kiriman untuk oksigen di RS Ken Saras, RSUD Ungaran, dan lainnya," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Minggu (11/7/2021)
Ngesti menyatakan, untuk kebutuhan oksigen pada rumah sakit normalnya sekira 2.100-3000 meter kubik per hari.
Adanya penambahan ruang isolasi khusus pasien Covid-19 oksigen yang dibutuhkan meningkat diangka 4.000 meter kubik perhari.
Ia menambahkan, atas adanya keterlambatan pasokan tabung oksigen tersebut sementara stok oksigen yang berada di Puskesmas sekira 10 tabung dikirimkan ke rumah sakit.
"Kita juga masih mencari dari luar untuk mengatasi masalah tersebut."
"Seluruh komponen bekerja bagaimana agar kebutuhan oksigen ini tetap lancar dan droppingnya tidak tertunda," katanya
Politisi PDIP itu mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang dalam rangka mengatasi pandemi Covid-19 juga telah menyalurkan bantuan sembako untuk warga yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 5.000 paket.
Dirinya menjelaskan, selain bantuan vaksinasi terhadap masyarakat juga terus digalakkan termasuk menyasar sektor industri dan menambah tempat tidur pada rumah sakit.
"Untuk vaksinasi karyawan industri telah divaksin sebanyak 13.500 orang."
"Lalu kami juga usulkan ada sekira 90 ribu dosis untuk pekerja lanjutan, kemudian yang target harian umum kita tingkatkan dari 2.500 menjadi 5.000," ujarnya.
(ris)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bupati-semarang-rsud-gunawan-mangunkusumo-ambarawa.jpg)