Breaking News:

IT Telkom Purwokerto

Evolusi dan Masa Depan Teknik Logistik

Berbisnis dengan memanfaatkan sebagian dari ruang di rumah sebagai tempat usaha atau melakukan kegiatan logistik.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Miftahol Arifin, dosen Jurusan Teknik Logistik ITTP 

Oleh: Miftahol Arifin, Dosen Jurusan Teknik Logistik ITTP

BANYAK hal di dalam kehidupan ini yang tidak bisa lepas dari logistik. Sejak manusia mengenal sistem transaksi jual beli, saat itu juga perpindahan barang (logistic) sudah mulai terjadi.

Saat itu transaksi pasar masih belum tersentuh teknologi modern seperti internet. Proses pemesanan barang dilakukan secara manual lalu barang dikirimkan. Sehingga pegerakan dan transaksi bisnis masih berlangsung rendah.

Teknologi manufaktur pun terus berkembang. Produk dibuat dengan konsep mass production. Produk yang dihasilkan dibuat dalam jumlah besar, sehingga membutuhkan pemasaran dan logistik yang handal agar sampai ke konsumen dengan baik.

Inilah yang memicu berkembangnya industri logistik saat sekarang. Saat produksi dan pemasaran terus meningkat, hubungan antar pemasok sebagai penopang produksi terus berkembang, kebutuhan akan logistik semakin meningkat. Inilah yang kemudian dikenal sebagai supply chain (rantai pasok) dan logistik.

Pada awalnya, banyak yang memahami bahwa logistik tak lebih hanya urusan barang yang dikirim antar gudang atau antar pabrik. Namun pada perkembangannya, evolusi logistik menyebabkan semua orang bisa mengirimkan barang. Tak lagi antar pabrik, tapi juga antar konsumen pun melakukan transaksi dengan jasa logistik.

Inilah cikal bakal ”garage bisnis” yang sekarang sangat fenomenal perkembangannya. Berbisnis dengan memanfaatkan sebagian dari ruang di rumah sebagai tempat usaha atau melakukan kegiatan logistik.

Kalau dulu saat tahun 1980-an, logistic yang dikenal hanya kring-kring bunyi bel Pak Pos mengantarkan barang sampai ke rumah-rumah, kini proses pengantaran sudah mengalami lonjakan seiring berkembangnya teknologi internet. Inilah era bisnis online.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) memberikan gambaran akan meningkatnya transaksi bisnis melalui e-commerce dan terus mengalami perkembangan dahsyat hingga saat sekarang, meskipun pademi covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Bisnis logistikpun terus menggeliat.

Perilaku masyarakat mulai berubah, lebih suka melakukan pembelian secara daring. Jutaan transaksi online terjadi di berbagai marketplace yang ada seperti Lazada, Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak. Artinya jika transaksi online sering terjadi, maka bisnis logistik akan selalu ada dan dibutuhkan. Di mana ada transaksi antara penjual dan pembeli, di sana ada logistik. Inilah prinsip logistik.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved