Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Isi Surat Wasiat Cahyo Semarang Ditemukan Meninggal Tergantung di Kamar

Seorang pria ditemukan tewas gantung diri kamar rumah jalan Jolotundo Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Semarang, Senin (12/7/2021).

Tayang:

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seorang pria ditemukan tewas gantung diri kamar rumah jalan Jolotundo Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Semarang, Senin (12/7/2021).

Pria itu diketahui Cahyo Adi Saputro (29). Pada kamar pria tersebut juga ditemukan adanya surat wasiat.

Kapolsek Gayamsari Kompol M. Adimas mengatakan Cahyo ditemukan meninggal dunia dalam keadaan menggantung pada 08.15 oleh saksi Muhammad Taufik Kurniawan.

Saat itu saksi hendak buang air kecil di rumah Cahyo dan mendapati pintu rumahnya masih dalam keadaan terkunci.

"Selanjutnya saksi  melihat jendela rumah yang terbuka. Kemudian saksi masuk kedalam rumah melalui jendela dan melihat ada tangga yang mengarah keatas di dalam kamar korban," ujarnya.

Menurutnya, pada saat melihat keatas saksi melihat satu kaki Cahyo berada di tembok. Saksi mengira korban sedang memperbaiki rumah.

"Saat saksi melihat kedalam kamar,saksi melihat korban sudah dalam keadaan menggantung dengan menggunakan tali warna hijau yang digantungkan pada kayu blandar rumah," tuturnya.

Adi mengatakan saat itu juga Taufik keluar rumah dan memanggil Danang Rahmat Aditiya (18).  Selanjutnya kedua saksi mendobrak pintu rumah.

"Selanjutnya Taufik melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat RT setempat dan  diteruskan ke kantor Kelurahan dan Polsek Gayamsari. Pukul 08.45 petugas dari Polsek Gayamsari dipimpin Kanit Reskrim Polsek Gayamsari tiba di TKP," jelasnya.

Menurutnya, sekitar pukul 09.30 Cahyo diturunkan  oleh pihak keluarga dan didampingi oleh petugas  Puskesmas Gayamsari.

Saat dilakukan pemeriksaan luar oleh tim  Polrestabes Semarang, pada tubuh korban tidak diketemukan adanya tanda - tanda bekas penganiayaan.

"Diatas kasur korban ditemukan surat wasiat yang diduga ditulis oleh korban. Diduga korban melakukan  gantung diri karena adanya permasalahan keluarga," tuturnya.

Ia mengatakan keluarga korban meminta jenazah langsung dimakamkan. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

"Hal itu dikuatkan dengan dibuatkannya surat pernyataan oleh pihak keluarga," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved