Breaking News:

Vaksin Dosis ke-3 Penting bagi Nakes di Tengah Pandemi Covid-19 Makin Parah

vaksin ketiga untuk tenaga kesehatan memang diperlukan, menyusul banyak nakes yang turut terinfeksi covid-19.

Editor: Vito
JUNI KRISWANTO / AFP
Tenaga kesehatan berbincang di sela tugas merawat pasien terinfeksi virus corona, di pintu masuk ruang isolasi covid-19, RS Husada Utama Surabaya, Jatim, baru-baru ini. Pandemi covid-19 di Indonesia semakin parah berdampak pada terjadinya krisis nakes sebagai garda terdepan penanganan covid-19. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Rencana pemerintah memberikan vaksin Moderna sebagai dosis ketiga untuk tenaga kesehatan (nakes) untuk lebih melindungi di tengah semakin tingginya penularan covid-19 dinilai sebagai langkah postif.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Cissy Kartasamita, menilai vaksin ketiga untuk tenaga kesehatan memang diperlukan, menyusul banyak nakes yang turut terinfeksi covid-19.

"Sehingga perlu diberikan booster untuk meningkatkan kembali antibodi," ujarnya, Senin (12/7).

Menurut dia, vaksin ke-3 untuk nakes itu bisa menggunakan dua merek pilihan. Pertama, vaksin yang digunakan sama dengan dosis pertama dan kedua, yaitu Sinovac, yang dapat meningkatkan antibodi sampai 10 kali lipat.

Kedua, bila merek Moderna yang digunakan, selain meningkatkan antibodi, juga memiliki proteksi terhadap varian baru sangat baik.

"Manfaat lebih besar. Ini telah diteliti bahwa vaksin mRNA dan AstraZeneca bisa memberikan proteksi terhadap varian Delta," katanya.

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, selain digunakan untuk suntikan dosis pertama dan kedua bagi masyarakat Indonesia, rencananya vaksin merek Moderna yang telah dimiliki pemerintah juga akan digunakan untuk booster suntikan ketiga bagi nakes.

Menurut dia, vaksin merek Moderna, seperti vaksin mRNA lainnya, merupakan vaksin dengan efikasi tinggi yang sudah terbukti cukup ampuh digunakan di Amerika Serikat (AS) untuk menekan laju penularan covid-19.

"Karena tenaga kesehatan mengalami tekanan yang luar biasa, kami ingin memastikan mereka terlindungi secara maksimal. Vaksin ini akan sangat membantu para tenaga kesehatan Indonesia untuk menghadapi gelombang kedua pandemi ini," paparnya, saat menyambut kedatangan 3 juta dosis vaksin merek Moderna, Minggu (11/7).

Adapun, pandemi covid-19 di Indonesia semakin parah, dengan jumlah kasus infeksi yang terus melonjak dalam beberapa waktu terakhir, dan mencatatkan rekor pada Senin (12/7), menembus angka 40.000 infeksi.

Hal itupun berdampak pada kurangnya tenaga kesehatan (nakes) sebagai garda terdepan penanganan covid-19. Hal itu bersamaan dengan peningkatan jumlah pasien, dan terus menurunnya jumlah nakes akibat turut terinfeksi sehingga harus menjalani isolasi, dan meninggal dunia.

Data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mencatat, penambahan kasus covid-19 pada Senin (12/7) mencapai 40.427 infeksi, sekaligus menjadi rekor tertinggi selama pandemi. Akibat penambahan itu, jumlah total infeksi virus corona menjadi 2,56 juta kasus.

Sementara kasus kematian akibat covid-19 bertambah sebanyak 891 kasus, sehingga jumlah total sepanjang pandemi tercatat menjadi sebanyak 67.355 orang. (CNNIndonesia.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved