Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Karanganyar

Viral Satpol PP Karanganyar Minta Tambal Ban Buka Secara Online Saat PPKM, Petugas Dapat Penghargaan

Kasi Trantib Satpol PP Karanganyar, Sugimin mendapatkan piagam penghargaan atas kinerja dan loyalitas sebagai petugas berdedikasi. 

Penulis: Agus Iswadi | Editor: galih permadi
Tangkapan layar di Instagram
Heboh video yang memperlihatkan petugas Satpol PP meminta tukang tambal ban untuk melayani pelanggan secara online  

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Kasi Trantib Satpol PP Karanganyar, Sugimin mendapatkan piagam penghargaan atas kinerja dan loyalitas sebagai petugas berdedikasi. 

Video yang memperlihatkan Sugimin bersama petugas lainnya yang saat itu sedang melaksanakan operasi terkait PPKM darurat di tempat tambal ban wilayah Kecamatan Matesih viral di media sosial. 

"Mulai hari ini hingga tanggal 20 (Juli 2021) tidak melayani kecuali online," kata petugas dalam video tersebut. 

"Hah tambal ban online pak," tanya pemilik tempat jasa tambal ban. 

Semula unggahan video yang dipotong itu mendapat respon negatif dari netizen. Sebenarnya video secara utuh menampilkan keterangan petugas yang memperbolehkan tambal ban beroperasi. 

Sesuai instruksi bupati terkait aturan PPKM darurat di Kabupaten Karanganyar, operasional warung makan, restoran, dan cafe dibatasi hingga pukul 17.00. Selain itu masyarakat juga diharapkan sudah berada di rumah di atas pukul 17.00.

Lantaran jasa tambal bukan bukan sektor esensial, sesuai aturan operasionalnya dibatasi hingga pukul 17.00. Setelahnya jasa tambal ban dapat melayani panggilan secara online. 

"Kalau itu (video) dipotong. Sebenarnya masyarakat sudah paham sek dikarepne (yang dikehendaki). Yang dimaksud online itu kan karena aturan tutup jam 17.00.

Sementara kalau ada warga butuh tambal ban, kan bisa ditulis (papan pengumuman), Butuh tambal ban silahkan hubungi nomor WA atau telepon," kata Kepala Satpol PP Karanganyar Yophy Eko Jati Wibowo kepada Tribunjateng.com, Senin (12/7/2021). 

Dia menjelaskan, lantaran cakupan operasi PPKM darurat cukup luas terkadang petugas harus berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain.

Sehingga terkadang petugas menjelaskan atau memberi pemahaman terkait aturan PPKM darurat kepada masyarakat tidak secara komplit atau jelas.

Yophy sapaan akrabnya menuturkan, kejadian itu terjadi saat petugas melakukan operasi PPKM darurat di Kecamatan Matesih pada Kamis pekan lalu. 

"Ya maklum. Kalau ada tindakan atau perkataan yang tidak berkenan, saya mohon maaf. Bupati sudah memerintahkan supaya petugas sabar, sopan dan ramah," terangnya. 

Selang beberapa hari video itu viral, Yophy memberikan piagam penghargaan dan reward kepada Sugimin atas kinerja dan loyalitas sebagai petugas berdedikasi.

Menurutnya, penghargaan itu diberikan untuk memotivasi seluruh anggota agar semangat dan berdedikasi tinggi dalam melaksanakan tugas, khususnya dalam rangka PPKM darurat. 

Sementara itu, Sugimin mengaku biasa saja mengetahui video potongan yang memperlihatkan dirinya saat menjalankan tugas mendapatkan respon negatif dari para netizen.

Dia juga tidak mempermasalahkan terkait unggahan video yang dipotong tersebut. (Ais). 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved