Breaking News:

Berita Kendal

Dico Targetkan 139 Ribu Warga Kendal Tervaksin Selesai PPKM Darurat

Pemkab Kendal terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 dengan menambah 5 centra vaksinasi massal.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Pelaksanaan vaksinasi terpusat di Aula Kecamatan Kaliwungu, Selasa (13/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 dengan menambah 5 centra vaksinasi massal. Masing-masing di Stadion Utama Kendal, aula Kecamatan Kaliwungu, Kolam Renang Boja, tempat wisata Curug Sewu, dan aula Kecamatan Weleri.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengatakan, 139.000 warga Kendal ditargetkan sudah tervaksin pada akhir pelaksanaan PPKM darurat 20 Juli nanti. Dengan itu, pemerintah daerah akan mulai menyongsong kembali target 70 persen masyarakat Kendal tervaksin pada akhir Agustus sesuai yang ditargetkan pemerintah pusat.

"Saat ini sudah tercapai 115 ribu orang. Setiap centra vaksinasi massal melayani 500 orang setiap hari. Jadi target vaksinasi harian kita sudah mencapai 2.500 orang," terangnya saat mengecek pelaksanaan vaksinasi di aula Kecamatan Kaliwungu, Selasa (13/7/2021).

Akan tetapi, Dico tak ingin terjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di lokasi pelaksanaan vaksinasi massal. Ia meminta agar panitia pelaksana memperketat proses vaksinasi agar tidak terjadi kerumunan.

Seperti, memberikan sekat antrean masyarakat, membagi tenaga vaksinasi di dalam dan luar ruangan, dan pendisiplinan calon penerima vaksin.

"Memang antusiasme masyarakat saat ini tinggi, buka 1 jam pendaftaran sudah penuh. Kita tetap memastikan agar 5 centra vaksinasi ini berjalan dengan baik. Jangan sampai terjadi klaster penyebaran Covid-19, ini kita antisipasi," ujarnya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, sebanyak 82 ribu orang sudah mendapatkan dua dosis vaksin, sedangkan 33 ribu warga tercatat masih mendapatkan dosis pertama. Meliputi tenaga kesehatan, pelayan publik, lansia, masyarakat rentan, dan masyarakat umum usia 12 tahun ke atas.

Dico berharap pemerintah provinsi dan pusat terus mendukung upaya percepatan vaksinasi ini agar terjadi herd immunity. "Kita bertahap akan tambah alokasi vaksin yang ada. Kita sudah komunikasikan dengan provinsi dan pemerintah pusat agar stok vaksin yang diberikan sesuai yang kita butuhkan. Di samping juga berkolaborasi dengan TNI dan Polri," terangnya.

Camat Kaliwungu, Nung Tubeno mengatakan, pihaknya akan menjalankan intruksi bupati untuk memperketat protokol kesehatan selama vaksinasi berlangsung. Sehingga, kerumunan yang terjadi bisa terurai untuk mencegah terjadinya penularan virus.

"Arahan bapak bupati, kita akan bagi tim vaksinasi di dalam aula dan luar gedung. Untuk di luar gedung akan dipasang tenda dan diberikan pembatas. Intinya agar kerumunan bisa dikurangi. Dari 5 tim tenaga kesehatan, kita bagi 3 tim di dalam aula dan sisanya di luar gedung," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved