Breaking News:

Berita Banjarnegara

Kisah Petugas Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Banjarnegara, Sampai Jatuh ke Liang Lahat

Akhir akhir ini  raungan sirine ambulans yang melintas semakin akrab di telinga warga. Kendaraan itu juga sering masuk dan keluar areal pemakaman.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: galih permadi
Ist/RSI Banjarnegara
petugas pemakaman jenazah Covid 19 Dentum 19 saat memakamkan, 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Akhir akhir ini  raungan sirine ambulans yang melintas semakin akrab di telinga warga. Kendaraan itu juga sering masuk dan keluar areal pemakaman.

Di dalamnya ada petugas menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, dari ujung kaki, hingga ujung rambut.  

Mereka adalah tim yang sudah terlatih menangani jenazah pasien Covid 19. Di Rumah Sakit Islam (RSI) Banjarnegara Kecamatan Bawang misalnya, ada tim khusus yang menangani jenazah covid 19. 

Namanya unik, Tim Detasmen Tutup Bumi 19 (Dentum 19).

Mereka bertugas mulai dari mensucikan, mengkafani, memasukkan ke dalam peti jenazah, membawa ke makam, hingga memakamkan serta prosesi mendoakan jenazah.  

Gunadi, anggota tim Dentum 19 menceritakan, timnya terbentuk sejak awal-awal covid 19 melanda, 2020 lalu. 

Tim yang mulanya hanya menangani jenazah biasa, kemudian diberi bekal khusus tata cara pemulasaraan jenazah covid 19 sesuai protokol kesehatan, serta disesuaikan aturan pemerintah, khususnya Kementerian Agama Republik Indonesia.

Mulanya, tim ini memiliki 15 anggota, namun belakangan jumlahnya menyusut hanya tinggal tiga orang tim inti, dibantu beberapa rekan dari satuan pengamanan, dan cleaning service setempat. 

"Beberapa anggota lama ada yang kena covid, menjadi mudah lelah, banyak istirahat. Padahal jenazah meninggal karena covid 19 ini semakin banyak jumlahnya, pemakamannya pun tak kenal waktu," katanya,  Selasa (13/7/2021) 

Gunadi yang di dampingi Eko Pranoto mengaku tidak menemuai  permasalahan berarti saat merawat jenazah. Hanya, sering sekali keluarga minta jenazah pasien didahulukan prosesnya. Untuk urusan itu, kata dia, tidak ada jenazah yang jadi prioritas. Semua harus sesuai urutan dan antrean. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved