Breaking News:

Berita Banjarnegara

Kisah Petugas Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Banjarnegara, Sampai Jatuh ke Liang Lahat

Akhir akhir ini  raungan sirine ambulans yang melintas semakin akrab di telinga warga. Kendaraan itu juga sering masuk dan keluar areal pemakaman.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: galih permadi
Ist/RSI Banjarnegara
petugas pemakaman jenazah Covid 19 Dentum 19 saat memakamkan, 

Tim ini bahkan bisa mengurus  hingga 8 jenazah per hari. Padahal jarak tempuh dan lokasi makam jenazah satu dengan lainnya berbeda beda. Tak pelak, saat pekerjaan padat, mereka bisa bekerja hingga subuh dengan tingkat kelelahan yang sangat luar biasa.

Ia dan beberapa rekannya bahkan sudah terbiasa terjatuh ke liang lahat saat melaksanakan tugas. 

"Saya pernah saat proses pemakaman kondisi malam hari, gelap minim penerangan agak lelah, tak sengaja jatuh ke liang makam yang disiapkan," katanya

Pengalaman lainnya, karena penerangan di area makam minim, di bawah guyuran hujan lebat, ia yang memikul peti jenazah tak menyadari di depannya adalah tumpukan batu. Hingga tubuhnya terbentur. 

Tapi ia tak lantas menghentikan langkahnya. Tugasnya belum selesai. Ia memilih menahan perih di kakinya. Ia juga tak sempat mengecek kondisi lukanya karena ada tugas yang harus terselesaikan. 

Hingga pemakaman selesai, ia menyempatkan untuk istirahat dan mengecek kondisi lukanya. Ia tak menyangka hazmat yang ia kenakan robek karena benturan benda keras. Darah segar di lukanya masih basah. 

"Alhamdulillah jenazah tidak sampai jatuh, masih bisa saya tahan. Gak saya rasakan dulu, karena lagi tugas, " katanya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved