Breaking News:

Berita Ekonomi

Pandemi Sebabkan Krisis Ekonomi, Namun Jumlah Orang Kaya di Indonesia Bertambah 61 Persen

Pandemi disebut berdampak pada krisis ekonomi, bahkan beberapa negara jatuh di jurang resesi.

Editor: rival al manaf
Kontan/ Djumyati Partawidjaja
Faisal Batubara atau lebih dikenal sebagai Faisal Basri adalah ekonom dan politikus asal Indonesia. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Pandemi disebut berdampak pada krisis ekonomi, bahkan beberapa negara jatuh di jurang resesi.

Namun hal berbeda terjadi di Indonesia.

Di tengah pandemi Covid-19, penduduk kaya dan super kaya di Indonesia justru tercatat meningkat.

Baca juga: Pemilik Angkringan Kepada Petugas PPKM: Jangan Pakai Seragam Menindas Rakyat, Saya Cari Makan!

Baca juga: Viral Video Membedakan Oximeter Palsu dengan Pensil, Dokter Sebut Kurang Tepat Ini Alasannya

Baca juga: Anak Terlibat Kerusuhan Aksi Bela Rizieq di Tasik, Setelah Ditangkap Menangis dan Cium Kaki Ibu

Melansir data dari lembaga keuangan Credit Suisse, ini terlihat dari jumlah penduduk dengan kekayaan bersih US$ 1 juta atau lebih yang tercatat sebanyak 171.740 orang pada tahun 2020. 

Jumlah ini meningkat 61,69% year on year (yoy) dari jumlah pada tahun 2019 yang sebanyak 106.215 orang.

Pun meningkat dari jumlah pada tahun 2014 yang hanya 98.487. 

Lembaga tersebut juga mencatat, jumlah orang Indonesia sangat kaya atau dengan kekayaan tercatat lebih dari US$ 100 juta pada tahun 2020 sebanyak 417 orang atau meningkat 22,29% yoy dari jumlah pada tahun 2019. 

“Kami melakukan perhitungan dengan pendekatan berbasis regresi untuk 144 negara di dunia.

Regresi terpisah dijalankan untuk meneliti aset keuangan serta aset dan kewajiban non-keuangan,” ujar lembaga tersebut dalam laporannya, seperti dikutip Senin (12/7). 

Untuk Indonesia sendiri, lembaga tersebut menggunakan sistem survei, daripada data HBS.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved