Breaking News:

Berita Salatiga

Bantuan PPKM Darurat, Pemkot Salatiga Siapkan 1.000 Paket Sembako

Warga kategori kurang mampu di Kota Salatiga bakal mendapatkan bantuan berupa paket sembako selama penerapan PPKM darurat.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Warga kategori kurang mampu di Kota Salatiga bakal mendapatkan bantuan berupa paket sembako selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dari Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga Wuri Pudjiastuti mengatakan bantuan berupa sembako akan diberikan pada akhir bulan Juli 2021.

"Masing-masing nilainya Rp 200 ribu total sebanyak 1.000 paket dengan sasaran warga kategori kurang mampu sesuai data Dinas Sosial Kota Salatiga," terangnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (14/7/2021) 

Menurut Wuri, bantuan sembako itu didapat dari pengadaan pemotongan atau iuran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatul Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Salatiga.

Baca juga: BERITA FOTO : 27 Titik Exit Tol di Jawa Tengah Di Tutup

Baca juga: Video Ratusan PKL di Alun-alun Kaliwungu dan Bukit Jabal Kendal Dibubarkan

Baca juga: Hendi Targetkan Vaksinasi 156 Ribu Siswa Usia 12 - 17 Tahun Selesai Dalam Dua Bulan

Baca juga: Gelapkan Uang Nasabah Koperasi, SA Ditangkap Satreskrim Polresta Banyumas

 Ia menambahkan, total pengumpulan iuran untuk program bantuan sosial (bansos) sembako ditargetkan terkumpul sebanyak Rp 200 juta. 

"Adapun dalam waktu dekat ini akan ada juga bantuan sembako dari Bank Jateng sejumlah Rp 30 juta. Untuk warga isolasi mandiri kami belum bisa memberikan bantuan karena terkendala pendataan," katanya

Terpisah, Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengaku kasus Covid-19 cenderung menurun setelah adanya penerapan PPKM darurat.

Yuliyanto menyatakan, evaluasi pelaksanaan PPKM secara berkelanjutan terus dilakukan bersama TNI dan Polri, juga instansi lain. Mengenai kebutuhan oksigen lanjutnya, saat ini masih bisa mencukupi kebutuhan di seluruh rumah sakit rujukan Covid-19.

"Tapi inti ini semua adalah peran serta semua pihak, pemerintah dan masyarakat, untuk mentaati dan melaksanakan prokes. Saya minta selalu pakai masker dan cuci tangan itu saja jangan sampai lupa," ujarnya. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved