Breaking News:

Berita Karanganyar

Disdagnakerkop UKM Karanganyar Ajukan Usulan Bantuan Bagi PKL, Ada 700-an Pedagang Terdampak PPKM

Disdagnakerkop UKM Karanganyar mengusulkan bantuan bagi pedagang kaki lima yang jumlahnya sekitar 700-an di sekitaran Karanganyar Kota.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Taman Pancasila Kabupaten Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dinas Perdagangan Tenaga Kerja dan Koperasi (Disdagnakerkop) UKM Karanganyar mengusulkan bantuan bagi pedagang kaki lima di sekitaran Karanganyar Kota.

Seperti diketahui bersama, operasional PKL yang berada di Taman Pancasila, Alun-alun Karanganyar dan Stadion 45 terpaksa ditutup sementara selama diberlakukannya PPKM darurat mulai 3-20 Juli 2021.

Kepala Disdagnakerkop UKM Karanganyar, Martadi menyampaikan, dinas telah memiliki data PKL yang berada di Alun-alun Karanganyar, Taman Pancasila dan Stadion 45.

Data tersebut akan segera disampaikan kepada Bupati Karanganyar untuk diusulkan mendapatkan bantuan.

Baca juga: Gegara Cinta Ditolak, Pemuda di Banyumas Tega Nodai Gadis Bawah Umur

Baca juga: Gus Yasin Sebut Suhu di Ungaran Semarang Tak Lagi Dingin, BIB Harus Direlokasi

Baca juga: Ganjar Pranowo Siapkan Skenario Kontingensi, Antisipasi PPKM Darurat Diperpanjang

"Belum tahu bentuknya apa. Data sudah siap. Rencana usulan untuk pedagang yang ada di Taman Pancasila, Alun-alun dan Stadion 45. Jumlahnya sekitar 700-an," katanya kepada Tribunjateng.com, Rabu (14/7/2021).

Dia menuturkan, penerima bantuan tersebut merupakan pedagang yang telah memiliki kartu anggota PKL di bawah binaan dinas.

Sedangkan terkait usulan bantuan bagi pedagang di luar tiga lokasi tersebut, dinas akan menyampaikannya kepada bupati terlebih dahulu.

"Kalau memang bisa kita data. Kalau ini diberi (PKL di Alun-alun, Taman Pancasila dan Stadion 45), nanti bagaimana yang di sana (luar). Kalau ada mungkin nanti perlakuannya berbeda, kalau ada. Sistemnya nanti mungkin juga berbeda," ucapnya.

Koordinator PKL Taman Pancasila, Hasto Wardoyo mengatakan, telah mengumpulkan data ke dinas pada Senin kemarin.

Pedagang di Taman Pancasila ada 300 orang. Para pedagang kebanyakan berasal dari Kabupaten Karanganyar. Pedagang dari luar Karanganyar hanya sekitar 25 orang.

Selain mengumpulkan data pedagang, Hasto menerangkan, juga mengusulkan data para tenaga bongkar pasang tenda, tukang parkir dan karyawan pembantu di Taman Pancasila untuk mendapatkan bantuan.

"Kalau ini cuma mengusulkan, karena mereka juga ikut terdampak selain pedagang.

Baca juga: Perlukah Suplementasi Vitamin Dosis Tinggi untuk Kesehatan?

Baca juga: Kabupaten Semarang Dapat Tambahan Vaksin 6.000 Dosis

Baca juga: Sejarah Terbentuknya Palung Mariana, Tempat Terdalam Bumi hingga 11 Km

Mata pencaharian dari aktivitas di taman pancasila," terangnya.

Dia mengungkapkan, sebenarnya pedagang tidak mengharapkan mendapatkan bantuan. Akan tetapi cenderung memilih aktivitas jualan dapat berjalan meski dengan pembatasan waktu operasional. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved