Berita Jateng

Konstruksi Seksi 1 Proyek Tol Semarang-Yogyakarta Tender Agustus Mendatang

Progres proyek pembangunan jalan tol Bawen-Yogyakarta atau Tol Semarang-Yogyakarta akan mulai tahap konstruksi.

Editor: m nur huda
Dokumentasi Satker PPK PJBH Kemen PUPR
Potret satelit Trase Lama dan Trase Baru Tol Yogya-Bawen 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Progres proyek pembangunan jalan tol Bawen-Yogyakarta atau Tol Semarang-Yogyakarta akan mulai tahap konstruksi.

Direktur Utama (Dirut) PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB), Mirza Nurul Handayani mengatakan untuk seksi 1 yang terletak di wilayah DIY akan ditenderkan pada Agustus 2021 mendatang.

Lantaran masih dalam tahapan rencana teknis, proses itu pun saat ini masih dikonsultasikan ke Ditjen Bina Marga dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Baca juga: Seluruh Jalan Tol di Jateng Ditutup hingga 22 Juli, Kapolda: 224 Titik Penyekatan Akan Diperketat

Baca juga: Razia PPKM di Exit Tol Kaliwungu, 4 WNA Asal China Dibawa ke Mapolres Kendal

"Untuk konstruksi seksi 1 akan ditenderkan Agustus tahun ini.

Karena masih dalam tahap rencana teknis, prosesnya masih diasistensikan ke Bina Marga dan BPJT," terang Mirza.

Untuk progres tol Yogyakarta-Bawen yang masuk di wilayah Jawa Tengah, Mirza menjelaskan, prosesnya masih dalam pembuatan dokumen Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) sebagai syarat diterbitkannya Izin Penetapan Lokasi (IPL).

Mirza memperkirakan pengadaan lahan tol Yogyakarta-Bawen khusus yang ada di wilayah Jawa Tengah baru akan dimulai pada akhir tahun ini.

"Sehingga pelaksanaan konstruksi seksi 2 dan 6 (Jateng) paling cepat tahun depan," paparnya.

Namun demikian, meski termasuk ke dalam sektor kritikal yang seharusnya diperbolehkan beroperasi secara penuh, tahapan pembangunan tol Yogyakarta-Bawen sedikit terkendala.

Hal ini sebagai akibat kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat saat ini.

"PPKM Darurat berpengaruh terutama untuk koordinasi.

Misalnya, seharusnya kemarin ada rapat antara appraisal dengan BPN tapi ditunda karena kantor BPN sedang lockdown," ungkapnya.

Dia berharap keterlambatan proses pembangunan tol Yogyakarta-Bawen akibat sulitnya koordinasi dengan BPN dimasa PPKM Darurat tidak terlalu signifikan.

"Semoga keterlambatannya tidak terlalu signifikan. Walaupun kami termasuk PSN yang masuk sektor kritikal, tapi karena ini ditahap persiapan, maka harus banyak koordinasi sehingga mengalami sedikit hambatan," terang dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved