Berita Jateng

Libatkan Perguruan Tinggi dalam Seleksi Perangkat Desa di Jateng, Lebih Baik kah?

Beberapa daerah di Jawa Tengah menyelenggarakan seleksi perangkat desa baru-baru ini.

TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Seleksi perangkat desa di Desa Sriwungu Kecamatan Tlogomulyo Kabupaten Temanggung, Selasa (17/11/2020). 

"Kalau ada masalah, sebenarnya karena sekarang sudah canggih menggunakan IT, itu bisa di-tracking dan diinvestigasi soal transparansi proses seleksi dan hasil nilainya," tegas politikus Partai Golkar ini.

Menurutnya, ada juga isu soal jual beli kunci jawaban dan sebagainya. Permasalahan tersebut harus dibereskan. Hasil seleksi harus benar-benar dilaksanakan dengan baik dan transparan.

Baca juga: Ramuan Khusus Jahe Bisa Tingkatkan Gairah Pria Berkat Phyto Testosteron

Baca juga: Temani Anak Isolasi Mandiri, Nycta Gina Rela jika Tertular Covid-19

Bendahara DPD Partai Golkar Jateng ini menuturkan, sebetulnya tes perangkat desa yang berkali-kali terjadi masalah bisa diperbaiki dengan mengadopsi sistem seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS).

"Saya berpikir perguruan tinggi ini bisa menyelenggarakan tes perangkat desa seperti tes CPNS. Yang menggunakan sistem CAT, sehingga nilai bisa langsung diketahui oleh peserta. Jadi tidak ada kecurigaan dari peserta," imbuhnya.

Sementara, Sekretaris Umum Dewan Pengurus Nasional Persatuan Perangkat Desa Indonesia (DPN PPDI), Budi Kristianto enggan berkomentar terkait banyaknya polemik seleksi perangkat desa.

Perangkat Desa Urut Sewu, Ampel, Boyolali ini tidak menjawab ketika ditanya melalui pesan tertulis, terkait masalah proses seleksi yang banyak terjadi di Jateng.(mam)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved