Breaking News:

Berita Sragen

Pemkab Sragen Rajin Tracing Bikin Kasus Corona Semakin Tinggi

Kasus baru Covid-19 di Kabupaten Sragen yang terus mengalami kenaikan akhir-akhir ini dikarenakan Pemkab Sragen giat melakukan tracing.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Mahfira Putri Maulani
Plakat Sragen di Alun-alun Sasono Langen Putro 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Kasus baru Covid-19 di Kabupaten Sragen yang terus mengalami kenaikan akhir-akhir ini dikarenakan Pemkab Sragen giat melakukan tracing.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengaku satu orang positif Covid-19 minimal 30 orang yang dilakukan tracing dan test swab.

Yuni mengaku pihaknya tidak mengedepankan testing yang ditargetkan pemerintah ketika PPKM dengan 1.500 target testing.

"Testing harian dengan target 1.500 saja terus terang kita belum bisa fokus melaksanakan testing. Kita baru fokus melaksanakan tracing," kata Bupati Yuni.

Menurutnya tracing lebih mudah karena dilakukan berdasarkan data orang yang positif Covid-19.

Dia mengaku satu orang saja pihaknya mentracing minimal 30 orang yang diswab.

Melakukan testing dengan target 1.500, dikatakan Yuni juga membutuhkan tenaga medis baru.

Belum ditambah dengan kegiatan vaksinasi Covid-19 dan Nakes yang terkonfirmasi Covid-19.

Testing juga dilakukan lebih susah karena mencari orang yang entah darimana, seperti swab yang dilakukan di perbatasan, rest area, pasar dan tempat-tempat keramaian lainnya.

"Kita belum sanggup memenuhi target 1.500 per testing tapi kita berusaha. Karena kalau testing kan kita mencari orang yang darimana tidak tahu kemudian kita test."

"Misalnya diperbatasan atau di rest area atau di Pasar dan di tempat-tempat keramaian lainnya," katanya.

Tambahan Kasus 225

Giatnya Pemkab Sragen melakukan tracing terdapat 225 kasus tambahan Covid-19 per Rabu (14/7/2021). Total angka aktif sebanyak 1.304, 1006 diantaranya asimtomatis dan 298 simptomatis.

Sebanyak 38 orang dinyatakan sembuh dan tujuh orang meninggal dunia akibat Covid-19. Angka kesembuhan turun menjadi 84,32 persen, sedangkan angka kematian 4,85 persen. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved