Berita Semarang

Polda Jateng Kerahkan Seluruh Personel untuk Melakukan Penjagaan 27 Pintu Exit Tol yang Ditutup

Seluruh personel kepolisian di wilayah Polda Jateng akan dikerahkan saat penutupan 27 exit tol pada Jumat (16/7/2021).

hermawan handaka
Sejumlah pengendara terlihat berhenti di Exit Tol Jatingaleh Kota Semarang KM 6+800 yang berencana ingin masuk Kota Semarang namun jalur masuk kota sudah di tutup, Rabu (14/7/21) 

Pada video itu juga tertera keterangan waktu kejadian pada pukul 10.01 Rabu, 14 Juli 2021 dan lokasi  Jalan Gang Mlaten 1.

Pada video tersebut terlihat pada truk pada pintu kabinnya tertulis PT Pertamina Patra Niaga bernomor Polisi E9506M berhenti sesaat dihadapan petugas gabungan yang berjaga di depan barier.

Terlihat anggota Kepolisian dan Dishub meminta dan memberikan kode agar sopir memutarbalikkan truknya. 

Perekam video itu menuturkan truk itu berada pos penyekatan PPKM.

Truk BBM itu diputarbalikkan karena sopir tidak dapat menunujukkan kartu vaksin.

"87 terkini dari penyekatan darurat PPKM Terminal Mangkang. Untuk truk yang tidak mempunyai kartu vaksin diputarbalik. Demikian 87 terkini dari Mangkang, 86, 813," ujar perekam video. 

Adanya video tersebut pihak PT Pertamina MOR IV enggan menanggapi hal tersebut. Bahkan pihaknya meminta menanyakan kejadian itu ke Dishub maupun Kepolisian.

"Silakan ditanyakan ke Kepolisian dan Dishub," ujar Unit Manager Communication Relations &CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah Sub holding Commercial & Trading, Brasto Galih Nugroho, saat dihubungi Tribunjateng.com Rabu (14/7/2021).

Ia menuturkan selama ini pendistribusian BBM selalu lancar dan tidak ada kendala.

Namun dia enggan berbicara kendala yang terjadi selama PPKM Darurat.

"Kalau itu (kendala) silakan tanya kepolisian," tuturnya.

Baca juga: Pemandu Lagu Sunan Kuning SK Semarang Pilih Hijrah ke Kawasan Ini Selama PPKM Darurat

Baca juga: Stres Kuliah Gak Kelar-kelar, Mahasiswa Edarkan Narkotika Tembakau Gorila, Kini Dibekuk BNN Kendal

Terpisah Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit mengatakan, pemutarbalikan truk tangki itu karena kurangnya pemahaman anggota.

Namun pihaknya telah memanggil anggotanya untuk diberi pemahaman.

"Sudah saya beri pemahaman bahkan sampai tertulis. Namanya anggota itu ada yang paham dan tidak," ujar dia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved