Breaking News:

Berita Kudus

Sunardi Tak Ingin Pasar Hewan Jadi Klaster Penularan Covid-19

Pasar Hewan Gulang, Kabupaten Kudus, ramai oleh pedagang dan pembeli menjelang Iduladha.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/Rifqi Gozali
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kudus Sunardi membagikan masker kepada warga di Pasar Hewan Gulang, Selasa (13/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pasar Hewan Gulang, Kabupaten Kudus, ramai oleh pedagang dan pembeli menjelang Iduladha.

Pantauan Tribun Jateng, Selasa (13/7) lalu, pasar yang buka saat hari pasaran Kliwon itu ramai oleh pedagang dan pembeli. Sayang, di tengah pandemi Covid-19 ini, tidak semua yang datang ke pasar hewan itu memakai masker.

"Kami sudah sarankan dari seluruh petugas untuk memakai masker," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kudus, Sunardi.

Melihat kondisi tersebut, Sunardi lantas membagikan masker kepada warga yang tidak memakainya. Dia juga mengimbau, setiap orang yang berada di pasar tersebut untuk mengenakan masker, sebab saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung.

"Mungkin pas dilepas (maskernya) atau bagaimana. Tapi, jumlah orang yang masuk pasar relatif sedikit dibatasi. Biasanya satu ternak diantar hingga empat orang, kini cukup satu orang pengantar, yang lain bisa pulang atau di jalan," kata Sunardi.

Dia mengatakan, upaya untuk mengampanyekan protokol kesehatan di pasar hewan terus dilakukan. "Jadi pengetatan juga dilakukan dalam rangka tidak menimbulkan klaster baru di dalam pasar," kata dia.

Pada awal melonjaknya kasus Covdi-19 di Kudus, sempat dua kali pasaran Kliwon, Pasar Hewan Gulang ditutup. Selanjutnya untuk pedagang hewan dari luar daerah tidak diperkenankan jualan di pasar itu. Waktu itu hanya pedagang dari Kudus yang boleh berjualan hewan ternak di pasar.

"Kalau memang nanti ada peningkatan kasus (Covid-19), pasar bisa ditutup lagi," kata dia.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved