Breaking News:

Berita Kudus

Tingkat Mobilitas Warga di Kudus saat PPKM Darurat Masih Tinggi, Bupati Kudus: Belum Sesuai Harapan

Bupati Kudus HM Hartopo akan mempertegas imbauan kepada perusahaan untuk mempekerjakan 50 persen dari jumlah karyawannya.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: moh anhar
Dokumentasi Pemkab Kudus
Bupati Kudus, HM Hartopo bersama Dandim 0722/Kudus, Letkol Kav Indarto saat penutupan TMMD di Pendopo Kabupaten Kudus, Rabu (14/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Bupati Kudus HM Hartopo akan mempertegas imbauan kepada perusahaan untuk mempekerjakan 50 persen dari jumlah karyawannya.

Sebab, dari hasil evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mobilitas warga malah mengalami lonjakan.

Dari hasil evaluasi pertama, kata Hartopo, mobilitas warga di Kudus saat PPKM Darurat hanya turun 12,5 persen.

Penurunan pergerakan warga itu masih belum sesuai harapan.

Baca juga: Viral Truk BBM Dipaksa Putar Balik Petugas Penyekatan di Semarang, Ini Penjelasan Polisi

Baca juga: Nia Ramadhani Pernah Konsumsi Sabu-sabu Sebelum Ketemu Ardi Bakrie

Baca juga: Stres Kuliah Gak Kelar-kelar, Mahasiswa Edarkan Narkotika Tembakau Gorila, Kini Dibekuk BNN Kendal

Target dari pemerintah pusat mobilitas bisa ditekan sampai 30 persen.

Namun evaluasi selanjutnya, mobilitas warga Kudus justru malah melonjak.

Dari yang semula 12,5 persen kini hanya menyentuh angka 5,8 persen.

“Nyatanya memang seperti ini. Tentu kami tetap akan berupaya untuk menurunkan mobilitas. Di bawah 10 persen masuknya zona hitam,” kata Hartopo, Rabu (14/7/2021).

Hartopo juga tidak memungkiri jika kondisi ramainya Kudus memang nyata adanya.

Untuk itu pihaknya akan segera menentukan langkah yang akan dirembuk juga bersama Dandim dan Kapolres.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved