Breaking News:

Berita Banjarnegara

Warganet Banyumas Raya Embargo Berita Covid, Ketua AJI: Melanggar Hak Publik untuk Akses Informasi

Akhir-akhir ini beredar poster berisi ajakan untuk tidak mengunggah berita tentang Covid-19 ke media sosial. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: moh anhar
Media Sosial
Poster ajakan untuk tidak mengunggah informasi bertema covid-19 di wilayah eks Karesidenan Banyumas. 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Akhir-akhir ini beredar poster berisi ajakan untuk tidak mengunggah berita tentang Covid-19 ke media sosial. 

Poster itu muncul ke grup-grup Facebook atau pesan berantai di Whatsapp.

Tidak jelas siapa otak di balik pembuatan poster itu.

Yang jelas, alasan mereka,  dengan tidak mengunggah berita-berita Covid-19, masyarakat akan lebih tenang dan tentram.

Ketua Aliansi Jurnalistik Independen (AJI) Purwokerto, Rudal Afgani Dirgantara memaklumi, munculnya poster itu bisa disikapi sebagai kritik warganet terhadap pemberitaan media tentang pandemi Covid-19.

Baca juga: Cinta Donnarumma di AC Milan Diusik Mino Raiola, Datang Mike Maignan Melipur Lara

Baca juga: BERITA FOTO : 27 Titik Exit Tol di Jawa Tengah Di Tutup

Baca juga: Video Ratusan PKL di Alun-alun Kaliwungu dan Bukit Jabal Kendal Dibubarkan

Dari situ, insan media jadi tahu bahwa sebagian warga merasa tidak tenang atau tidak tenteram akibat pemberitaan Covid-19.

Wujudnya, mereka mengajak untuk "mengembargo" pemberitaan media khusus bertema Covid-19.

Terlepas dari seberapa besar jumlah pembaca atau penonton yang terganggu pemberitaan Covid, media perlu merenungkan apakah kebijakan editorial mereka selama ini sudah proporsional, yakni menempatkan kepentingan publik sebagai prioritas atau justru "menciptakan" teror bagi pembaca atau pemirsanya. 

"Di situasi pandemi yang telah merenggut ribuan jiwa, media punya peran strategis membangun optimisme publik dan menumbuhkan harapan untuk bangkit kembali ke situasi normal, " katanya, Rabu (14/7/2021) 

Tetapi dengan "memprovokasi " publik untuk tidak mengunggah berita tentang Covid 19 tentu saja tidak dibenarkan. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved