Breaking News:

Disebut Jadi Episentrum Covid-19 Asia, Lonjakan Kasus Baru Mengkhawatirkan

Infeksi harian covid-19 di Indonesia telah melampaui India, yang kini penularannya mulai reda.

Editor: Vito
ANTARA FOTO/FAUZAN
ilustrasi - Petugas medis melakukan perawatan pasien covid-19 di selasar IGD RSUD Cengkareng, Jakarta, baru-baru ini. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Indonesia terus mencatat kenaikan infeksi virus corona hingga mencetak rekor kasus tertinggi dalam beberapa hari berturut-turut. Hal itupun membuat Indonesia disebut telah menjadi episentrum baru covid-19 di Asia.

Associated Press dalam artikel berjudul "Indonesia reports 54,000 virus cases, becomes Asian hotspot" padaRabu (14/7) melaporkan infeksi harian Indonesia melampaui India, yang kini penularannya mulai reda.

Pada Rabu (14/7), kasus harian di India tercatat sebanyak 41.854 infeksi, jauh di bawah Indonesia dengan tambahan positif harian 54.517 orang.

Berdasarkan data statistik Worldometer, Indonesia sekaligus mencatatkan kasus harian covid-19 tertinggi kedua di dunia pada Rabu (14/7), setelah Brasil di urutan tertinggi mencapai 57.664 infeksi. Sementara urutan ketiga ditempati Inggris dengan 42.302 kasus.

Kantor berita Amerika Serikat itu menuliskan bahwa para pejabat khawatir varian Delta yang lebih mudah menular sekarang menyebar dari Pulau Jawa dan Bali.

"Saya memperkirakan wabah akan terus meningkat pada Juli, karena kita belum dapat mencegah penyebaran infeksi," kata epidemiologi Universitas Indonesia (UI) Jakarta, Pandu Riono, Rabu (14/7).

"Pembatasan sosial darurat masih belum memadai. Harus dua kali lebih ketat, karena kita menghadapi varian Delta, yang dua kali lebih menular," sambungnya.

Yang lebih mengkhawatirkan, seperti diungkap Nikke Asia, dari 270 juta penduduk Indonesia yang hanya seperlima dari India, Indonesia kini mencatat sekitar 132 kasus per 1 juta orang. Sementara India hanya 26 kasus per 1 juta orang.

Angka-angka tersebut tidak memperhitungkan catatan pengujian dan penelusuran yang buruk di Indonesia.

Tingkat kepositifan kasus di Indonesia, mengacu persentase infeksi yang dikonfirmasi dan orang yang diuji, berkisar sekitar 30 persen selama sepekan terakhir, sedangkan angka di India hanya 2 persen.

Secara kumulatif, penghitungan virus corona yang dikonfirmasi India masih yang tertinggi di Asia dengan 30,9 juta kasus dan 412.019 kematian pada Kamis (15/7), diikuti Indonesia dengan 2.670.046 kasus dan 69.210 kematian.

Tetapi penambahan kasus covid-19 di India terus turun setelah mencapai puncaknya pada Mei. Sementara wabah terburuk di Indonesia sejak awal pandemi belum menunjukkan tanda-tanda melambat. (CNNIndonesia.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved