Breaking News:

Berita Semarang

Pelaku Industri Seni dan Wisata Menjerit Imbas PPKM Darurat: Kami Tidak Pemasukan Sama Sekali

Pelaku industri seni dan wisata menjerit imbas pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
Istimewa
Kebun Binatang Semarang Zoo 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pelaku industri seni dan wisata menjerit imbas pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Pasalnya, selama PPKM darurat, kegiatan seni budaya ditiadakan. 

Destinasi wisata pun ditutup.

Seorang pemilik studio rekaman, Antok mengaku sangat terdampak akibat PPKM darurat.

Sebelum penerapan PPKM darurat, diakuinya, studio rekamannya mulai bangkit.

Kini, usahanya kembali terpuruk.

Bahkan, sudah banyak para pelaku usaha studio rekaman menjual alat-alatnya.

Baca juga: Varian Delta Ditemukan di Magelang, Ganjar: Masih Ada Warga Tak Percaya Covid

Baca juga: Ngaku Dokter Kandungan, Pemuda Ini 10 Hari Kelabui Gadis Asal Karanganyar, Ketahuan Gara-gara Ini

Baca juga: Menjijikkan, Remaja Kena Teror Lemparan Tinja Orang Misterius saat Berkendara

"Sudah banyak yang jual alat. Kami menurun drastis. Saya harap pekerja seni tetap diberi ruang untuk berkarya. Kalau tidak, bisa mati perlahan," ungkap Antok.

Adanya isu perpanjangan PPKM darurat juga membuatnya sedikit geram.

Dia berharap, ada kelonggaran bagi pekerja seni.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved