Breaking News:

Berita Sragen

Pelda Eka Mulyana, Korban Kecelakaan Maut KA Vs Kendaraan Patroli di Kalijambe Dijadikan Nama Jalan

Nama Pelda Eka Budi Mulyana digunakan untuk menamai Jalan hasil TMMD Sengkuyung tahap II di Sragen.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: moh anhar
Dokumentasi Kodim 0725/Sragen
Peresmian Jalan Pelda Eka Mulyana di Desa Tlogotirto, Sumberlawang, korban kecelakaan maut antara KA Brantas Vs Kendaraan Patroli di Kalijambe, Kamis (15/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Nama Pelda Eka Budi Mulyana digunakan untuk menamai Jalan hasil TMMD Sengkuyung tahap II di Desa Tlogotirto Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen.

Pelda Eka sendiri merupakan korban kecelakaan maut antara Kereta Api (KA) Brantas dengan mobil Patroli di perlintasan kereta api tanpa palang pintu Dukuh Siboto, Kalijambe, Sragen.

Dalam insiden itu, setidaknya dua anggota Polsek Kalijambe dan satu anggota Koramil Kalijambe menjadi korban.

Baca juga: BKN Laporkan Gus Najih Maimoen ke Polda Jateng atas Ceramahnya terkait Vaksin yang Kontroversi

Baca juga: Varian Delta Ditemukan di Magelang, Ganjar: Masih Ada Warga Tak Percaya Covid

Baca juga: Menjijikkan, Remaja Kena Teror Lemparan Tinja Orang Misterius saat Berkendara

Pelda Eka sempat dinyatakan hilang setelah dua hari pencarian di sungai cemoro.

Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno mengatakan sengaja menggunakan nama anggota yang telah gugur dalam tugas untuk dijadikan nama jalan hasil TMMD.

Selain mengenang jasa almarhum semasa berdinas, pemberian nama itu juga sebagai penghargaan kepada almarhum dan keluarganya atas kinerja selama berdinas di Kodim 0725/Sragen.

Dandim mengaku telah meminta izin kepada Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati beserta keluarga korban dalam hal ini istri Pelda Eka.

"Kami juga sudah ijin kepada Bupati Sragen dan istri almarhum Pelda Eka Budi Mulyana untuk memberi nama jalan hasil TMMD dengan nama almarhum suaminya, alhamdulillah diijinkan," kata Dandim.

Tidak pertama kali dilakukan, penamaan nama jalan dengan anggota yang gugur dalam tugas juga telah dilakukan di Desa Jekani, Mondokan dengan nama Jalan Serda Purna Idris Fantri.

Serda Purna Idris merupakan anggota Kodim 0725/Sragen yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

Kodim 0725/Sragen sendiri telah selesai melaksanakan TMMD Sengkuyung tahap II di Desa Tlogotirto Kecamatan Sumberlawang, Kamis (15/7/2021).

Baca juga: Videonya Sedang Nyanyi di Acara Resepsi di Tengah Pandemi Tersebar, Ini Penjelasan Bupati Jepara

Baca juga: Aries Susanti Rahayu Pemegang Rekor Speed Climbing Dunia Siap Sumbang Emas untuk Jateng di PON XX

Baca juga: Viral Baliho Berisi Makian Kepada Pejabat di Desa Jenar Sragen, Ternyata Dipasang Pak Kades

TMMD dibuka (15/7/2021) lalu oleh Drs Joko Suratno Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Desa Sragen mewakili Bupati Sragen.

TMMD sengkuyung tahap II resmi ditutup oleh Wakil Bupati Sragen Suroto pada (14/07/2021). Penutupan berlangsung di aula guyub rukun Makodim Sragen.

Sasaran TMMD Tlogotirto diantaranya cor jalan sepanjang 817 meter dengan lebar 2,5 meter serta tebal 12 cm, Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 14 unit dan pembuatan Jamban sehat sebanyak 18 unit. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved