Breaking News:

Berita Semarang

Revitalisasi Rawa Pening Semarang Mencapai 7,2 Hektar

Berbagai persoalan yang dihadapi menyusul dilakukannya revitalisasi  Rawa Pening hingga hari ini berangsur-angsur mulai teratasi.

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: galih permadi
Pendam IV/Diponegoro
Kodam IV/Diponegoro terus lakukan revitalisasi di Rawa Pening. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kodam IV/Diponegoro terus lakukan revitalisasi Rawa Pening, Kabupaten Semarang.

Berbagai persoalan yang dihadapi menyusul dilakukannya revitalisasi  Rawa Pening hingga hari ini berangsur-angsur mulai teratasi.

Berdasarkan berbagai kajian yang dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS)  Rawa Pening termasuk kritis dan perlu segera dilakukan penanganan lebih lanjut. 

Kodam IV/Diponegoro dengan BBWS Pemali Juana telah sepakat untuk membuat Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam menangani berbagai persoalan tersebut terutama melakukan pembersihan gulma air.

Wakapendam IV/Diponegoro Letkol Inf Muchlis Gasim, mengatakan bahwa Kodam IV/Diponegoro siap membantu penanganan  Rawa Pening dengan metode Swakelola Type II yaknj melalui penguatan pembinaan teritorial bertajuk "Rawa Pening Bersinar Jateng Gayeng" sehingga revitalisasi dapat dilaksanakan. 

Komitmen antara Kodam IV/Diponegoro dengan BBWS Pemali Juana ini tertuang dalam PKS No Kerma/13/VI/2021 tanggal 15 Juni 2021.

"Schedule (jadwal) pekerjaan sesuai PKS telah dirancang sedemikian rupa sehingga mengcover semua solusi dari permasalahan yang ada mulai dari pekerjaan persiapan yang melibatkan seluruh stakeholder terkait, pemasangan patok batas sempadan dan badan air, pengambilan gulma air, KJA dan branjang hingga pekerjaan administrasi semua telah dirancang jadwal pelaksanaaannya oleh Kodam IV/Diponegorono dengan BBWS Pemali Juana hingga akhir Desember 2021," jelasnya, Kamis (15/7/2021).

Menurutnya, untuk mencapai target mengerahkan  20 personel Yonzipur  dibantu masyarakat sekitar beberapa waktu lalu diterjunkan untuk proses pembersihannya. 

Beberapa alat berat seperti Exca Ponton Cat 320 sebanyak 3 unit, Exca Ponton sebanyak  8 unit, Exca Longarm sebanyak 1 unit dan Stoom (Perahu) sebanyak 4 unit digunakan saat pelaksanaan.

"Saat ini proses pengerjaan telah mencapai 7,2 hektare," tuturnya.

Ia mengatakan revitalisasi  dapat menyelamatkan beberapa ekosistem dan menjaga kelestarian yang ada di danau. Hal ini agar kedepannya dapat menjadi ikon Jawa Tengah yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved