Breaking News:

Berita Video

Video Kios Bensin Kejujuran Mbah Minto Bantu Pengendara Kehabisan Bensin

Dia tetap membuka kios bensin kejujuran yang telah dibuatnya sejak tahun 2016 lalu. Kios bensin kejujuran  berlokasi di depan gang rumahnya.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: abduh imanulhaq

Setiba di daerah Jambu, Ungaran motornya mogok menjelang pukul 12 malam.

Dia sempat meminta tolong ke pemotor lainnya namun tak direspon

Selain itu, dia juga mampir ke warung dan meminta tolong warga agar dia diberi bensin sedikit saja dari motor orang tersebut namun tetap tak dikasih.

"Pengalaman itu sangat membekas hingga saya pensiun dari pekerjaan," terang pria bernama lengkap Sukarminanto itu.

Selepas pensiun, dia sering nongkrong depan gang rumahnya saat malam hari.

Sekali tempo ada seorang pemotor mendorong motornya lantaran bensin habis.

Dia pun menolong pemuda itu dengan memberikan sedikit bensin yang diambil dari motornya.

"Kejadian itu mengingatakan saya terhadap pengalaman di Jambu, Ungaran.

Maka saya berpikir kenapa tak buka kios bensin 24 jam untuk menolong orang yang mungkin apes kehabisan bensin di malam hari," kata pria asal Pringsewu, Lampung itu.

Menyoal penjualan, kata dia, karena dari awal tak mengejar keuntungan sehingga tak merasa merugi. 

Dia mampu menjual 200 botol hingga 250 botol bensin perbulan. 

"Di Kota Semarang masih banyak orang jujur. 

Kios bensin kejujuran ini tak pernah merugi," terangnya. 

Meski demikian, dia menyebut, ada beberapa orang yang mengambil bensin tanpa membayar. 

Namun dia berpikir positif dengan menganggap pemotor tak punya uang untuk membayar. 

"Di sisi lain, ada juga  pembeli yang  membayar lebih misal beli 10 ribu bayar 20 ribu," terangnya. 

Selain itu, dari penghasilan kios bensin kejujuran dia mampu menyisihkan penghasilan bagi anak yatim piatu. 

Dia selalu membeli beras dan indomie yang diserahkan ke Panti Asuhan dekat lokasi kios bensin tiap bulannya. 

Anehnya, meski di buka 24 jam tak pernah kios bensinnya digasak pelaku  Kejahatan. 

Dari segi keamanan kios bensin itu terkesan dibiarkan saja.

Tempat uang di kios bensin juga tak ada keamanan khusus seperti digembok atau sejenisnya. 

Lokasi kios juga di pinggir jalan raya jauh dari pemukiman warga. 

"Alhamdulillah tak pernah dicuri. Aman-aman saja," ucap pria tiga anak empat cucu itu. 

Mbah Minto merupakan pensiunan karyawan Bank BNI Semarang. 

Selepas pensiun dari Bank dia menjadi sopir pribadi mantan Kapolres Salatiga dan Kendal yang kini menjabat Irwasda Polda DIY yakni Kombes Agus Rohmat. 

Selama bekerja tersebut, dia bekerja sebagai sopir pribadi di rumah sekaligus mengurus usaha kos-kosan.

"Saya ikut beliau sejak tahun 2010 berhenti 2018. Saya milih berhenti karena sudah pengen istirahat sekaligus fokus usaha cuci motor dan ngurus kios bensin kejujuran," katanya. (Iwn)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved