Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Mahfud MD Nonton Ikatan Cinta Selama PPKM, Begini Kritiknya soal Penangkapan Sarah

"PPKM memberi kesempatan kpd sy nonton serial sinetron Ikatan Cinta. Asyik jg sih, meski agak muter-muter," tulis Mahfud MD di twitter pribadinya.

KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mohammad Mahfud MD saat pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju dan kepala badan setingkat menteri. 

TRIBUNJATENG.COM - Mahfud MD mengunggah cuitan tak biasa.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), dalam Twitter pribadinya @mohmahfudmd, mengaku berkesempatan menonton sinetron Ikatan Cinta.

Mahfud merasa ada keasyikan tersendiri menyaksikan sinetron yang dibintangi Amanda Manopo dan Arya Saloka tersebut.

Baca juga: Emosi di Ruang Sidang DPRD, Anggota Fraksi PAN Marah-Marah hingga Buka Baju

"PPKM memberi kesempatan kpd sy nonton serial sinetron Ikatan Cinta. Asyik jg sih, meski agak muter-muter," tulis Mahfud MD di twitter pribadinya.

Namun Mahfud mengatakan ada yang kurang tepat terkait pemahaman hukum si penulis cerita.

Hal tersebut pada adegan ketika Sarah mengakui telah membunuh Roy.

Sarah pun langsung ditahan.

"Tp pemahaman hukum penulis cerita kurang pas. Sarah yg mengaku dan minta dihukum krn membunuh Roy langsung ditahan. Padahal pengakuan dlm hukum pidana itu bkn bukti yg kuat," tulisnya.

Mahfud pun melanjutkan, bahwa di dalam pemahaman hukum pidana tak sembarang orang yang mengaku langsung ditahan.

Seperti dalam adegan sinetron, Elsa yang notabene sebagai pembunuh Roy, namun Sarah, Ibu Elsa melindunginya.

"Pembunuh Roy adl Elsa. Sarah, ibu Elsa, mengaku sbg pembunuhnya dan minta dihukum demi melindungi Elsa. Lah, dlm hukum pidana tak sembarang org mengaku lalu ditahan."

"Kalau bgt nanti bnyk org berbuat jahat lalu menyuruh (membayar) org utk mengaku shg pelaku yg sebenarnya bebas."

Cuplikan sinetron Ikatan Cinta yang akan tayang nanti malam di RCTI, Senin (18/01/21) pukul 19.30 WIB yang juga dapat disaksikan di aplikasi RCTI+.
Cuplikan sinetron Ikatan Cinta. (Istimewa)

Sinopsis Sebelumnya Sinetron Ikatan Cinta Kamis, 8 Juli 2021

Diberitakan Tribunnews sebelumnya, Mama Sarah menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

Hingga akhirnya, dia yang di penjara.

Padahal, pelaku pembunuhan Roy yang sebenarnya adalah Elsa.

Namun, Mama Sarah justru melindungi anaknya. 

Karena hal tersebut, Papa Surya pun kaget dan kondisinya melemah.

Sehingga, harus dirawat di rumah sakit. 

Sementara Elsa masih mengelak tidak mengakui perbuatannya. 

Dia ingin mempertahankan rumah tangganya.

Di sisi lain, Aldebaran berusaha mencari bukti lainnya untuk memperkuat dugaan bahwa Elsa adalah pelakunya. 

Kemudian mengenai Reyna, Nino curiga bila Reyna ialah anak kandungnya. 

Nino semula menuduh Andin hamil Roy, namun kini ia sadar jika hal itu salah.

Nino pun menanyakan hal tersebut pada Andin.

Melalui cuplikan video yang diunggah di akun Instagram @officialrcti, Aldebaran bertemu Nino.

Dia meminta Nino untuk tidak mengganggu Andin lagi.

"Saya minta jangan pernah mengganggu istri saya lagi, urusi istri Anda sendiri," kata Aldebaran.

"Kami akan terus mencari buktinya, kalau memang istri Anda pelakunya," tambahnya.

Mendengar perkataan Aldebaran, Nino mencuriga Elsa adalah pembunuh Roy.

"Apa jangan-jangan benar, Elsa adalah pelaku pembunuhan Roy," ucap Nino dalam hatinya.

Sementara itu, Mama Sarah tak sadarkan di penjara. 

Ketika petugas kepolisian hendak memberikan makanan, tiba-tiba Mama Sarah pingsan. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mahfud MD Kritik Sinetron Ikatan Cinta: Elsa Pembunuh Roy, Tak Sembarang Orang Mengaku Lalu Ditahan

Baca juga: Sopir Travel Cium Bau Busuk, Ternyata Ada Penumpang Bawa Jasad Bayi untuk Dibuang

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved