Breaking News:

Berita Regional

Pemilik Warung Siram Petugas Razia PPKM dengan Air Panas: Suruh Tutup tapi Enggak Tanggung Jawab!

"Enggak ada pemerintah kasih makan. Suruh tutup tapi enggak bertanggung jawab," jelasnya, dikutip dari Tribun Medan.

Fredy / Tribun Medan
Rakesh, pemilik warung kopi 'Warkop DKI Astuti' yang menolak tutup saat kena razia PPKM darurat oleh petugas gabungan. Dia menjalani sidang putusan di Gedung PKK Kota Medan dan kenakan denda sebesar Rp 300 ribu serta kurungan selama dua hari. Medan (15/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM - Pemilik warung kopi (warkop) di Jalan Gatot Subroto, Kota Medan, Sumut, nekat menyiram petugas Satgas Covid-19.

Pria bernama Rakesh itu melakukannya saat petugas melakukan razia PPKM Darurat di kawasan itu, Kamis (15/7/2021).

Sebelum menyiram petugas dengan air panas, Rakesh adu mulut dengan petugas, demikian terlihat dalam video yang beredar. 

Baca juga: Wanita yang Dipukul Satpol PP Bantah Disebut Tak Hamil oleh Petugas Medis: Tukang Urut yang Bilang!

Mendapat perlakuan seperti itu, petugas gabungan langsung merangsek untuk menangkap Rakesh.

"Tangkap itu ambil, tangkap, tangkap," teriak petugas dalam video.

Terkait kejadian itu, Rakesh dibawa ke Gedung PKK Kota Medan yang tak jauh dari tempat usahanya, untuk menjalani sidang di tempat karena dinilai melanggar aturan PPKM Darurat yang tengah diberlakukan di Medan.

Rakesh menolak menutup tempat usahanya meski sudah lewat jam operasional seperti yang sudah ditentukan pemerintah.

Dia kemudian dijatuhi hukuman dua hari kurungan atau denda Rp 300.000.

Usai membayar denda, Rakesh menyoroti gaya petugas melakukan penertiban.

"Satpol PP, polisi, dan tentara hanya mengimbau melalui percakapan, mulut, enggak ada kasih surat," katanya, Kamis.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved