Breaking News:

Universitas Ivet Semarang

Universitas Ivet Semarang Siap Launching Aktivitas Indikator Kinerja Utama Program Hibah PKKM

Pendidikan Vokasional Teknik Mesin perlu meningkatkan kualitas lulusannya terutama pada skill teknis agar dapat semakin percaya diri dalam bersaing.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Aktivitas Indikator Kinerja Utama Program Hibah PPKM 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Program hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka atau PKKM tahun 2021 bagi Universitas Ivet adalah sebuah prestasi dan kepercayaan yang diberikan oleh Kemendikbudristek khususnya pada prodi Pendidikan Vokasional Teknik Mesin dan Prodi Pendidikan Informatika.

Salah satu aktivitas sebagai implementasi Indikator Kinerja Utama adalah Peningkatan Kesiapan Kerja Lulusan Program Studi Pendidikan Vokasional Tenik Mesin UNISVET.

Pendidikan Vokasional Teknik Mesin perlu meningkatkan kualitas lulusannya terutama pada skill teknis agar dapat semakin percaya diri dalam bersaing di dunia kerja.

Terutama ketika lulusan ingin menjadi seorang pendidik di bidang vokasional teknik mesin konsentrasi otomotif.

Kemahiran mahasiswa dalam praktikum sangat di butuhkan karena di sekolah tempat bekerja nantinya akan di tuntut untuk memberikan pelatihan keterampilan pada bidang permesinan maupun otomotif.

Untuk menjamin kompetensi teknis lulusan, perlu adanya lembaga yang mengakui keterampilan tersebut, salah satunya adalah Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

BNSP memiliki kepanjangan tangan dalam memfasilitasi uji kompetensi teknis, yaitu Lembaga Serifikasi Profesi (LSP).

LSP memfasilitasi masyarakat untuk dapat melaksanakan uji kompetensi teknis pada bidang-bidang tertentu salah satunya bdang otomotif. Setelah seseorang melaksanakan uji kompetensi dan dinyatakan kompeten, maka kompetensi tersebut sudah mendapat Standar Nasional dari BNSP.

Kaprodi Pendidikan Vokasional Teknik Otomotif Bayu Ariwibowo, M.Pd mengatakan sertifikat uji kompetensi tersebut akan sangat membantu kepercayaan diri mahasiswa dalam mencari pekerjaan setelah lulus dari Lembaga.

Unisvet membuat sebuah inovasi dalam meningkatkan kualitas lulusan, salah satunya adalah dengan mewajibkan mahasiswa untuk memiliki sertifikat uji kompetensi pada bidang yang relevan.

PVTM Unisvet sudah melaksnakan kegiatan tersebut, namun masih memiliki kendala dan membutuhkan aktivitas tambahan agar dapat menunjuang ketercapaian Indikator Kinerja Utama pada aspek kesiapan kerja lulusan.

Perlu adanya aktivitas seperti memberikan pembekalan terhadap mahasiswa tentang pentingnya sertifikat uji kompetensi untuk memasuki dunia kerja bidang Teknik mesin/otomotif dan guru di sekolah menengah kejuruan.

Memberikan pelatihan-pelatihan teknis pada beberapa skema uji kompetensi bidang mesin/otomotif dan memberikan informasi dan kesempatan kepada mahasiswa untuk melaksanakan uji kompetensi pada bidang mesin/otomotif.

Aktivitas ini sangat berkaitan dengan IKU 1, yaitu menciptakan Kesiapan Kerja Lulusan. Kegiatan ini akan membuat mahasiswa lebih mantap dalam melaksanakan uji kompetensi teknis pada bidang otomotif.

Efek dari kemantapan mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan praktikum akan membuat mereka semakin percaya diri dalam mencari pekerjaan terutama sebagai guru bidang otomotif.

Wakil Rektor bidang akademik Dr Luluk Elyana, M.Si menyampaikan pimpinan Universitas Ivet yaitu Rektor dan jajarannya selalu mengawal standarisasi mutu setiap aktivitas pada program dan indikator kinerja serta memantau para penanggungjawab aktivitas sesuai arahan dari Kemendikbudristek.

Aktivitas satu ini melibatkan para nara sumber master asssesor BNSP yang sangat berkompeten di bidangnya dan segera dilaksanakan pada bulan Juli 2021 ini menunggu situasi PPKM mereda. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved