Breaking News:

Berita Internasional

Dari Pembungkus Mumi Berusia 2.300 Tahun, Ahli Ungkap Isi Buku Kematian Mesir Kuno

Hasil tersebut didapat setelah peneliti menyatukan secara digital pembungkus mumi berusia 2300 tahun yang robek.

Editor: M Syofri Kurniawan
Kompas.com/Istimewa
Ilustrasi dari Buku Orang Mati Mesir, 1275 SM. Menunjukkan dewa kematian berkepala serigala, Anubis, menimbang jiwa juru tulis, Ani.(britannica.com) 

TRIBUNJATENG.COM - Seperti apa isi buku kematian Mesir Kuno?

Para ahli berhasil mengungkapnya.

Hasil tersebut didapat setelah peneliti menyatukan secara digital pembungkus mumi berusia 2.300 tahun yang robek.

Baca juga: Tak Percaya Pasien Meninggal karena Covid-19, Warga Beramai-ramai Gotong Jenazah dari Rumah Sakit

Ahli menyebut pembungkus mumi yang terbuat dari linen itu tertutup dengan hieroglif. 

Hieroglif tersebut menggambarkan adegan dan mantra dari Buku Orang Mati Mesir kuno, sebuah manuskrip Mesir kuno yang dianggap memandu orang yang meninggal melalui alam baka.

"Sungguh menakjubkan dapat menyatukan fragmen tersebut secara digital.

Saat digabungkan ada kecocokan, adegan, mantra, dan teksnya tepat," kata Alison Griffith, pakar Seni Mesir dan profesor klasik di University of Canterbury.

Mengutip Live Science, Sabtu (17/7/2021) orang Mesir Kuno percaya bahwa seseorang yang telah meninggal dunia membutuhkan hal-hal duniawi dalam perjalanan mereka, baik saat menuju alam baka, maupun saat berada di akhirat.

Hal itu tampak tertulis dalam buku kematian tersebut.

"Jadi seni di piramida dan makam bukan hal yang biasa.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved