Breaking News:

Berita Semarang

Jika PPKM Darurat Diperpanjang, Pemilik Tempat Karaoke di Kota Semarang Minta Kelonggaran

Wacana perpanjangan pemberlakukan PPKM Darurat hingga akhir Juli mendapatkan protes keras dari pemilik tempat karaoke di Kota Semarang.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: M Syofri Kurniawan
Tribun Jateng/Iwan Arifianto
Kawasan karaoke Argorejo atau Sunan Kuning (SK) disterilisasi dengan penyemprotan disinfektan. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wacana perpanjangan pemberlakukan PPKM Darurat hingga akhir Juli mendapatkan protes keras dari pemilik tempat karaoke di Kota Semarang.

“Belum ada sosialiasi kepada kami terkait perpanjangan PPKM Darurat ini, seadainya perpanjangan PPKM ini tanpa solusi  tentu teman-teman bisa bergejolak,” terang pemilik wisma karaoke di Argorejo, Nuri kepada Tribunjateng.com, Sabtu (17/7/2021).

Dia menyebut, pihaknya tentu akan taat aturan.

Baca juga: Tak Percaya Pasien Meninggal karena Covid-19, Warga Beramai-ramai Gotong Jenazah dari Rumah Sakit

Namun, perpanjangan PPKM Darurat yang tanpa solusi akan menimbulkan keresahan bagi para pengusaha wisma karaoke.

Apalagi pihaknya merasa dikambing hitamkan oleh petugas karena selalu menjadi sasaran tembak sepanjang PPKM Darurat.

Kawasan Argorejo yang berada di tengah kota seringkali menjadi sasaran petugas terutama sebagai bahan pelaporan kinerja bahwa petugas sudah menertibkan kawasan karaoke.

Sedangkan daerah Semarang pinggiran sering luput dari penertiban.

Dia meminta petugas juga menyisir daerah pinggiran yang mana masih ada tempat hiburan yang masih tetap buka.

“Minimal adil lah jangan tebang pilih tutup ya tutup semua jangan hanya di kami saja,” terangnya.

Dia berharap, di tengah pemberlakuan PPKM Darurat masih diberi kesempatan  untuk bekerja  meski dengan dibatasi jam operasional.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved