Breaking News:

Berita Semarang

Kebijakan Pemadaman PJU di Semarang, Kompol Gali Sebar Polisi Berpakaian Preman di Wilayah Rawan

Polsek Semarang Tengah mengintensifkan patroli saat pemberlakuan aturan pemadaman lampu penerangan jalan umum selama PPKM Darurat

Penulis: iwan Arifianto | Editor: muslimah
Polsek Semarang Tengah.
Polsek Semarang Tengah intensifkan patroli malam di tengah kebijakan pemadam lampu penerangan jalan selama PPKM Darurat. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polsek Semarang Tengah mengintensifkan patroli saat pemberlakuan aturan pemadaman lampu penerangan jalan umum selama PPKM Darurat. 

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya tindak kejahatan jalanan yang bisa saja terjadi imbas dari kebijakan tersebut.

Seluruh fungsi dikerahkan untuk menggelar patroli, baik di jalan protokol, hingga ke wilayah yang dinilai rawan.

Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Gali Atmajaya, menjelaskan, selain menggelar kegiatan penegakan PPKM, anggota gabungan piket fungsi disebar untuk melakukan patroli dalam menjaga kondusifitas selama pemadaman lampu jalan di Kota Semarang.

"Biar masyarakat merasa aman dari adanya aturan tersebut," ujarnya, Sabtu (17/7/2021).

Dia melanjutkan, patroli dilakukan usai operasi PPKM Darurat, antara lain di sepanjang Jalan DI Panjaitan atau Kampung Kali, Jalan Ahmad Yani, dan sepanjang Jalan MT Haryono.

Anggotanya akan mobile menyisir kawasan tersebut dari malam sampai pagi dan jam-jam yang dianggap rawan.

Dia juga meminta kepada masyarakat untuk segera melapor andai terjadi aksi kriminalitas.

Selain itu, pelanggaran PPKM Darurat juga dapat dilaporkan semisal adanya kerumunan dan jam buka objek tertentu yang melebihi jam operasional, dan lainnya.

"Kami tak akan segan segan bertindak tegas kepada para pelaku yang mencoba memanfaatkan kegelapan untuk menjalankan aksi kejahatannya," tuturnya.

Dia berpesan kepada warga Semarang untuk tetap di rumah saja dalam masa PPKM Darurat.

Pasalnya untuk berbagai sektor pekerjaan juga work from home atau pukul 20.00 sudah harus tutup.

"Semisal terpaksa keluar untuk membeli obat, atau terpaksa bekerja di saat seperti ini seperti nakes, ojol, dan lainnya, kami minta untuk tetap waspada," tandasnya. (Iwn)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved