Breaking News:

Berita Banjarnegara

Pesan Ing Biauw, Penyadap Informasi Belanda sebelum Meninggal, Jaga Persatuan

Meninggalnya Sersan (purn) Soegeng Boedhiarto, ayahanda Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono bukan hanya menyisakan duka bagi keluarga. Masyarakat pun me

Penulis: khoirul muzaki | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Khoirul Muzakki
Momentum Soegeng Budhiarto selama masih hidup bersama detasemen polisi militer di rumah dinas Bupati Banjarnegara, November 2020 lalu 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Meninggalnya Sersan (purn) Soegeng Boedhiarto, ayahanda Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono bukan hanya menyisakan duka bagi keluarga. Masyarakat pun merasa kehilangan akan sosok tersebut.  

Kiprah Soegeng untuk perjuangan kemerdekaan republik ini tak terbantahkan. 

Soegeng adalah mantan anggota Pos Rahasia dalam Kota Corp Polisi Militer Djawa (CPMD).  Ia memiliki tugas berat menyadap informasi dari musuh. 

Ia yang tak berwajah pribumi mudah menjalin kedekatan dengan Belanda. 

Gerakannya senyap, namun amat mematikan. Tak ada yang curiga ia adalah mata-mata.

Diam-diam Soegeng menjalankan operasi intelijen dengan menyerap segala informasi dari Belanda. 

Ia membocorkan informasi penting Belanda ke tentara Indonesia sehingga mereka bisa mengantisipasi serangan musuh. 

Dari situ ia bisa mengobrak-abrik rencana Belanda untuk mematahkan pertahanan Indonesia.

Misinya itu tentu amat berisiko bagi keselamatan Ing Biauw, nama lainnya. 

Bergabungnya Ing Biauw dengan tentara Indonesia membuktikan, perjuangan bangsa Indonesia tak memandang SARA. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved