Breaking News:

Penanganan Corona

Setelah Pulih, Perlukah Pasien Positif Covid-19 Tes Swab PCR Lagi? 

Erlina menegaskan, yang terpenting adalah pasien Covid-19 harus melaksanakan isolasi mandiri hingga selesai, yakni selama 10 hingga 14 hari

Editor: muslimah
istimewa
Petugas medis dari Klinik Pratama Lapas Kedungpane Semarang melakukan tes swab antigen pada petugas Lapas, Senin (21/6/2021).  

Namun Alex menambahkan, jika setelah selesai isolasi mandiri masih bergejala, pasien Covid-19 bisa melakukan pemeriksaan rapid test antigen.

"Bila masih bergejala, rapid test antigen," kata Alex saat dihubungi Kompas.com, Senin (12/7/2021).

Ia mengingatkan, pasien perlu menjalani pemeriksaan PCR jika gejala tidak hilang dan mengalami perburukan.

Selanjutnya, bisa melakukan konsultasi dengan dokter secara online.

"Jika perburukan, (tes) PCR, lanjut telemedicine yang disiapkan pemerintah," kata Alex.

Hal serupa juga dikatakan Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr Hendra Gunawan SpPD.

"Berdasarkan pedoman 5 Organisasi Profesi yang baru dikeluarkan, untuk kasus tanpa gejala, ringan, dan sedang tidak perlu dilakukan pemeriksaan PCR untuk follow-up," kata Hendra kepada Kompas.com, Jumat (16/7/2021).

"Pemeriksaan follow-up hanya dilakukan pada pasien yang berat dan kritis." Namun Hendra mengingatkan, peraturan ini sebenarnya bisa disesuaikan dengan aturan setempat.

"Kalau suatu badan mengatakan harus swab negatif, ya tidak apa-apa," ungkap dia.

Dokter yang praktik di Primaya Evasari Hospital ini juga menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada yang mendukung "berapa lama" periode aktifnya Covid-19 di dalam tubuh.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved