Breaking News:

Berita Viral

Keluarga Gotong Jenazah Covid-19 dari RS: Istri Saya Tak di PCR Tapi Dimakamkan dengan Protokol

Pengambilan paksa jenazah terduga covid-19 oleh keluarga kembali terjadi meski pandemi sudah melanda lebih dari satu tahun.

Editor: rival al manaf
(Tangkapan Layar Video)
Sejumlah warga Kelurahan Air Mata, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, NTT, menggotong jenazah kerabat mereka yang meninggal di Rumah Sakit Umum Siloam Kupang, Sabtu (17/7/2021). 

Namun, tidak bisa karena begitu banyak anggota keluarga yang memaksa jenazah dipulangkan.

Aparat kepolisian yang saat itu berada di rumah sakit juga tak bisa membendung keluarga jenazah.

Jenazah akhirnya digotong menuju rumah duka untuk disemayamkan.

Baca juga: Viral Video Mantan Wakil Ketua DPRD Berlumuran Darah Mengaku Ditusuk Petugas PPKM, Berikut Faktanya

Baca juga: Di Tengah PPKM Darurat Perusahaan di Semarang Ini Bagi-bagi 6000 Kantong Beras untuk Warga Terdampak

Baca juga: Dua Putra Maldini Bertarung Dalam Uji Coba, AC Milan Menang Telak 6-0

Baca juga: Kode Redeem FF Minggu 18 Juli 2021, Terbaru dan Belum Digunakan Hari Ini

Farid mengatakan, ia bersama tim gugus tugas penanganan Covid-19 dan lurah setempat mendatangi rumah duka untuk memberi pemahaman kepada keluarga.

Namun, keluarga bersikeras almarhumah bukan meninggal karena Covid-19.

"Menurut keluarga, almarhumah dirawat selama dua hari di RSU Siloam karena sakit gula serta gondok," ungkap Farid.

Farid mengatakan, petugas kepolisian dari Polsek Kelapa Lima, dari gugus tugas termasuk dari kelurahan diusir pihak keluarga, sehingga mereka kewalahan.

"Setelah semua petugas pergi, keluarga lalu memandikan jenazah dan dikuburkan di tempat pekuburan khusus muslim di Batukadera," ungkapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Digotong Langsung dari RS, Keluarga Tolak Jenazah Dinyatakan Meninggal Akibat Covid-19"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved