Breaking News:

Kemungkinan Perpanjangan PPKM Darurat bakal Tekan IHSG

Sentimen negatif global ditambah sentimen negatif naiknya kasus covid-19 dan peluang perpanjangan PPKM darurat, IHSG berpeluang koreksi

Editor: Vito
KONTAN/Carolus Agus Waluyo
Ilustrasi IHSG 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kemungkinan perpanjangan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga akhir Juli 2021, diperkirakan bakal turut menekan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Selain itu, terkoreksinya pasar saham global akibat kekhawatiran terhadap peningkatan penyebaran covid-19 varian delta menjadi sentimen negatif bagi pasar saham dalam negeri.

"Sentimen negatif global ditambah sentimen negatif dalam negeri berupa naiknya kasus covid-19 dan peluang perpanjangan PPKM darurat sampai akhir Juli, IHSG berpeluang koreksi," kata Pengamat pasar modal Hans Kwee, melalui risetnya, Minggu (18/7).

Senada, Analis Erdhika Elit Sekuritas, Hendri Widiantoro menyatakan, indeks pekan ini diperkirakan akan bergerak konsolidasi karena pekan depan merupakan periode akhir berlakunya PPKM Darurat.

Namun, potensi perpanjangan PPKM Darurat dengan periode yang lebih lama cukup besar, mengingat angka kasus Covid-19 secara harian terus mencatatkan rekor.

"Sehingga pergerakan indeks sedikit banyak juga akan terpengaruh dan tertahan nanti," ujarnya, kepada Kontan, akir pekan lalu.

Menurut dia, indeks juga akan terpengaruh sentimen eksternal, rilis data domestik neraca perdagangan pekan lalu yang cendrung positif, hingga rilis suku bunga acuan bersamaan dengan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pekan ini yang diperkirakan cenderung stagnan.

Proyeksi ini sejalan dengan kondisi saat ini yang mana kasus Covid-19 kembali meningkat. Kemudian, ketidakpastian secara global juga kembali tinggi akibat penyebaran varian baru virus covid-19 ini yang membuat laju pertumbuhan ekonomi serta mobilitas juga sedikit terganggu.

"Dari domestik yang perlu diperhatikan yakni terkait perkembangan kebijakan PPKM Mikro Darurat yang berpotensi diperpanjang pada pekan ini hingga enam pekan ke depan," papar Hendri.

Erdhika menilai pekan ini IHSG akan masih bergerak konsolidasi pada kisaran yang terbatas yaitu di level support 5.950 dan resistance 6.118. (Tribunnews/Yanuar R Yovanda/Kontan.co.id/ Sugeng Adji Soenarso)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved