Breaking News:

Berita Batang

Pedagang Hewan Kurban Batang Tetap Pilih Sistem Jualan Cara Lawas

Teguh mengatakan alasannya tetap memilih berjualan langsung karena pembeli lebih berminat datang ke peternak.

Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislutkanak) Batang mengimbau penjualan hewan kurban di masa  Penerapan Pemberlakukan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dilakukan secara online.

Namun hal itu nampaknya membuat para peternak kesulitan dalam memasarkan penjualan hewan kurbannya sehingga sebagian besar tetap memilih sistem konvensional atau berjualan langsung tatap muka.

Seperti salah satu peternak di Kasepuhan, Batang, Teguh mengatakan alasannya tetap memilih berjualan langsung karena pembeli lebih berminat datang ke peternak untuk melihat langsung hewan kurban.

"Kami sudah coba lewat online untuk pemasarannya, tapi ya tetap saja pembeli maunya lihat langsung untuk mengecek hewan yang mau dibeli," tuturnya, Minggu (17/7/2021).

Dikatakannya, pada tahun ini dengan melonjaknya kasus Covid-19 dan adanya PPKM darurat penjualannya turun sampai 60 persen.

"Tahun ini lebih turun lagi dari pada sebelumnya, tahun lalu bisa 60 ekor terjual sekarang hanya 25 ekor, penjualan turun sekitar 60 persenan," ujarnya.

Harga sapi yang dia jual pun bervariasi mulai dari Rp 17 Juta hingga termahal Rp 40 Juta dengan berat 700 Kilogram.

Hal yang sama juga dirasakan Wahidun, peternak di Rowobelang, dikatakannya penurunan turun drastis dari tahun sebelumnya.

"Sebulan kemarin sebenarnya masih lumayan bisa sebulan 30 ekor, tapi karena ada PPKM ini pembeli jadi enggan datang, sehingga sekarang ini sepi paling ini hanya terjual 3 ekor," imbuhnya.

Menurutnya, untuk menjual hewan kurban secara online belum berimbas pada penjualannya.

"Kalau jualan hewan agak susah secara online, tidak seperti baju yang ada ukurannya, hewan kan beda beda besar kecilnya jadi pembeli ya maunya beli langsung," pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved