Breaking News:

Berita Semarang

RPH Kota Semarang Tak Izinkan Panitia Pemotongan Hewan Kurban Lakukan Packing

Tahun lalu, pihaknya masih memperbolehkan panitia masjid melakukan packing atau pembungkusan daging di RPH.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Dina Indriani
Seorang pembeli sedang memilih hewan kurban di peternakan Lembu Farm Rowobelang, Batang. 

Tekniknya, dia mempersilakan untuk diatur secara baik siapa yang menjadi khatib, imam, dan makmum.

Di samping salat Iduladha di rumah, MUI juga mengimbau agar kumandang takbir Iduladha sebagai bagian dari syiar islam tetap dikumandangkan di rumah masing-masing atau di masjid dan musala secara terbatas hanya oleh pengurus masjid/musala selama PPKM darurat.

"Tata cara sama saja. Yang penting ada imam, makmum, ada tiga orang saja sudah bisa (berjamaah). Tentu, khutbahnya Iduladha," tambahnya.

Mengenai pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, Erfan memaparkan, pemotongan sebaiknya dilakukan di RPH.

Dia menganjurkan untuk dilakukan pada hari tasyrik yakni 11 -13 Dzulhijjah atau 21-23 Juli 2021 mengingat hari H Iduladha atau 20 Juli masih dalam suasana PPKM Darurat.

Jika pemotongan dilakukan di luar RPH, dia meminta panitia menerapkan protokol kesehatan serta mendapatkan izin dari Satgas Covid-19 di wilayah setempat.

"Panitia bawa peralatan sendiri. Pisau untuk menyembelih tidak boleh ganti-ganti orang. Satu orang satu pisau. Masing-masing bertanggungjawab terhadap keselamatan sembelihannya," jelasnya.

Dia berharap, masyarakat tidak mengunjungi tempat pemotongan.

Pendistribusian daging kurban harus dilakukan door to door oleh panitia. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved