Breaking News:

Berita Semarang

Sebelum Penyembelihan Hewan Kurban, Seluruh Petugas RPH Penggaron Semarang Akan Tes Antigen Besok

karyawan dan pekerja yang akan melaksanakan tugas penyembelihan hewan kurban di RPH Penggaron Semarang akan menjani rapid tes antigen.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
RPH Penggaron Semarang
Petugas mengecek kesehatan hewan kurban di RPH Penggaron. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seluruh karyawan dan pekerja yang akan melaksanakan tugas penyembelihan hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Penggaron Semarang akan menjani rapid tes antigen Senin (19/7/2021) besok.

Kepala UPT RPH Penggaron Semarang, Ika Nurawati menyampaikan, tes deteksi Covid-19 dilakukan bagi seluruh petugas untuk memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa seluruhnya dalam kondisi sehat dan siap menjalankan amanah untuk memotong hewan kurban.

Pemotongan dilakukan sesuai protokol kesehatan dan akan dilakukan pada hari H Iduladha yakni 20 Juli serta selama hari tasyrik 21 - 23 Juli.

Baca juga: Sempat Bermalam di Ruang Tahanan karena Ngamuk di Acara Hajatan, Kades Jenar Sragen Minta Maaf Lagi

Baca juga: Asrama Haji Donohudan Boyolali akan Jadi RS Darurat Covid, Pekerjaan Ditarget Selesai Dua Pekan

Baca juga: Penyelenggaraan Salat Idul Adha di Rumah Saja, Kemenag: Kami Sudah Sosialisasikan ke Pengurus Masjid

Baca juga: Komunitas Mobil Kuno di Solo Ini Bagikan Beras dan Masker Keliling Kota Bengawan 

"Pemotongan terbagi empat hari. Sampai hari ini sudah ada 214 ekor sapi dan 39 ekor kambing yang sudah masuk jadwal," papar Ika, Minggu (18/7/2021).

Menurutnya, pemotongan hewan kurban tahun ini akan sedikit berbeda. Pada tahun lalu, pihaknya masih memperbolehkan panitia masjid melakukan packing atau pembungkusan daging di RPH. Sedangkan tahun ini, pihak RPH yang akan melakukan packing. Panitia masjid sudah menerima dalam bentuk bungkusan yang siap dibagikan kepada masyarakat.

Ada 10 tim yang disiapkan untuk melakukan penyembelihan dan packing. Satu tim terdiri dari 4 orang yang melakukan penyembelihan dan 5 -8 orang yang melakukan packing.

"Packing kami usahakan di luar ruangan. Ada beberapa tenda khusus per kelompok. Jaga jarak tetap kami atur," tambah Ika.

Lebih lanjut, dia menyampaikan RPH juga sudah menyosialisasikan kepada pengurus masjid bahwa penyembelihan hewan kurban di era pandemi Covid-19 dibatasi. Tidak seluruh panitia dari masing-masing masjid bisa masuk ke RPH. Hak ini guna menghindari kerumunan.

"Shohubul kurban untuk sapi biasanya kan tujuh orang, kami batasi dua orang yang bisa menyaksikan. Nanti lainnya bisa melalui online," katanya.

Baca juga: AC Milan Datangkan Talenta-talenta Muda Berbakat, Rossoneri Tetap Kuat Tanpa Hakan dan Donnarumma

Baca juga: Terungkap, Ini Alasan Kades Jenar Sragen Izinkan Hajatan hingga Pasang Baliho Berisi Makian

Baca juga: Stok Produk Vitamin C Langka di Kudus, Banyak Diborong Warga?

Di samping itu, pihak masjid maupun instansi yang hendak mengikuti prosesi penyembelihan di RPH juga diharapkan melakukan rapid antigen. RPH bekerja sama dengan pihak ketiga untuk memfasilitasi rapid antigen.

"Sebelum masuk ke pemotongan, mereka harus rapid dulu. Mereka swadaya. Kami hanya fasilitasi kerja sama pihak ketiga," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved