Breaking News:

Berita Pendidikan

Seleksi PPPK 2021, Guru Honorer Galau Formasi Tak Cakup Semua Mapel: Formasi Sekolah Induk Terkunci

Kebingungan dirasakan sejumlah guru honorer lantaran mata pelajaran yang diampunya tidak ada dalam formasi yang tertera pada laman SSCASN.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: moh anhar
tribunnews.com via KOMPAS.com
Ilustrasi Guru Honorer 

"Mapel Bahasa Jepang yang tidak pernah diajukan hampir keluar formasi di seluruh instansi satuan pendidikan. Dari hasil temuan-temuan tersebut, bertentangan dengan pernyataan Menteri Nadiem yang mengatakan bahwa setiap daerah diminta untuk mengajukan kuota formasi sebanyak-banyaknya ternyata hanya semu belaka," kata Wulan yang juga Sekjen GTKHNK35+ pusat.

Padahal, lanjutnya, daerah sudah mengajukan banyak formasi, ternyata BKN sudah menetapkan formasi PPPK menurut versi BKN sendiri.

"Berdasarkan temuan-temuan tersebut akan sangat merugikan guru honorer. Dikarenakan banyak guru honorer yang mapelnya tidak keluar dalam formasi di sekolah mereka mengajar sehingga akan mengakibatkan guru honorer tersebut tidak dapat memiliki kesempatan untuk mengikuti seleksi di tahap pertama," jelasnya.

Seperti diketahui, guru honorer memiliki kesempatan prioritas jika di sekolah tempatnya mengajar atau sekolah induk terdapat formasi mata pelajaran yang diampunya atau bisa mengikuti tes tahap petama.

Namun, jika tidak ada formasi di sekolah induk, otomatis harus mengikuti seleksi di sekolah lain yang tidak mendapatkan prioritas atau mengikuti seleksi tes tahap kedua.

Sementara, guru honorer lain dari Klaten yang juga pengurus GTKHNK35+ Provinsi Jawa Tengah, Yuyun Cahyani mempertanyakan tidak adanya formasi mata pelajaran dalam satu sekolah dimana terdapat guru honorer mata pelajaran tersebut.

"Jika ada formasi di sekolah itu, guru honorer yang mengajar di sekolah induk diprioritaskan. Bagaimana dengan guru honorer yang tidak ada formasinya? Dalam aturan, ada pasal turunan yakni boleh melamar ke sekolah lain, yang tentunya tidak menjadi prioritas karena mendaftar bukan di sekolah induk," jelasnya.

Baca juga: Semua Truk Keluar Tol Kendal Ditandai Sticker Esential dan Critical PPKM Darurat

Baca juga: Komunitas Mobil Kuno di Solo Ini Bagikan Beras dan Masker Keliling Kota Bengawan 

Baca juga: Intan RJ Kunjungi Psikiater Seusai Ditinggal Suami: Ada yang Salah Sama Aku

Namun demikian, ada juga beberapa persoalan ketika guru honorer mendaftar formasi di sekolah induk, ternyata sistem formasi sudah terkunci. Mereka tidak bisa mendaftar formasi yang ada di sekolah sendiri.

Pihaknya juga belum mengetahui alasan sistem dalam formasi sudah terkunci. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved