Breaking News:

Berita Semarang

Bulog Jateng Mulai Salurkan Bantuan Beras PPKM, Target 22.260 Ton

Perum Bulog Kanwil Jateng mulai menyalurkan perdana bantuan beras PPKM 2021 kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan dan Bantua

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: m nur huda
Istimewa/Perum Bulog Kanwil Jateng
Perum Bulog Kanwil Jateng mulai menyalurkan perdana bantuan beras PPKM 2021 kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan dan Bantuan Sosial Tunai (BST). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perum Bulog Kanwil Jateng mulai menyalurkan perdana bantuan beras PPKM 2021 kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan dan Bantuan Sosial Tunai (BST).

Langkah ini dilakukan menyusul penyerahan data dari Kementerian Sosial melalui surat Menteri Sosial kepada Dirut Perum Bulog, Jumat (16/7/2021) kemarin.

Wakil Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jateng, Muhson mengatakan, program ini merupakan satu bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat Indonesia yang terdampak pandemi Covid-19. Adapun untuk Wilayah Jawa Tengah akan dilakukan penyaluran kepada 2.226.076 KPM.

"Kami akan salurkan bantuan bagi 2.226.076 KPM yang terdiri dari  1.031.400 KPM PKH dan 1.194.676 KPM BST, masing-masing KPM menerima 10 kilogram beras," kata Muhson seperti dalam keterangan tertulis yang diterima tribunjateng.com, Senin (19/7/2021).

Menurutnya, total tonase penyaluran untuk Jawa Tengah di luar karesidenan Banyumas dan Kedu sebanyak 22.260,76 Ton. Penyaluran perdana bantuan beras PPKM 2021 dilaksanakan mulai hari Minggu (18/7/2021), di beberapa daerah, dan selanjutnya akan disalurkan secara bertahap ke Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Tengah. 

"Penyaluran perdana telah kami lakukan Minggu (8/7/2021) di Kabupaten Demak, tepatnya di Kecamatan Demak. Lalu di Kabupaten Blora (Kecamatan Jepon), Kabupaten Sragen (Kecamatan Masaran), Kota Pekalongan, Kota Tegal (Kecamatan Tegal Barat), dan Kabupaten Tegal (Kecamatan Margadana). Total penyalurannya sebanyak 92.870 kg untuk 9.287 KPM," sebutnya.

Dijelaskan, dalam menyusun rencana penyaluran, waktu, jumlah dan asal gudang, Perum Bulog berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Pemerintah Daerah. Perum Bulog Kanwil Jateng memiliki wilayah kerja yang terdiri dari 4 Kantor Cabang, meliputi Kantor Cabang Semarang, Pati, Surakarta dan Pekalongan, yang membawahi 25 kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah.

Terkait beras yang digunakan dalam program ini, Muhson menyatakan, menggunakan beras medium dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP), dengan kualitas baik yang ada di Gudang Bulog di wilayah Jawa Tengah. 

Sementara Perum Bulog dan BPKP juga telah membentuk tim monitoring yang akan diterjunkan ke lokasi distribusi. Tim ini bertugas memastikan proses distribusi berjalan dengan lancar dan beras yang disalurkan tepat sasaran, serta terjamin kualitasnya. 

"Nanti akan ada tim monitoring yang dilaksanakan baik oleh personil Perum Buloh maupun BPKP yang akan terjun langsung ke lapangan memantau proses penyaluran bantuan ini," tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved