Breaking News:

Universitas Nasional Karangturi

Cerdas Atur Keuangan Keluarga dalam Menghadapi Pandemi

Adanya pandemi covid-19 mengakibatkan banyak sektor perekonomian yang turun.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Dian Prasetyo Widyaningtyas SE MM, Dosen S1 Manajemen UNKARTUR Semarang 

Oleh: Dian Prasetyo Widyaningtyas SE MM, Dosen S1 Manajemen Unkartur Semarang

SAAT INI pandemi covid-19 masih berlangsung di Indonesia. Adanya pandemi Covid-19 mengakibatkan banyak sektor perekonomian yang turun. Perekonomian yang semakin menurun berdampak pula terhadap penghasilan yang dimiliki masyarakat.

Dengan adanya hal tersebut maka berpengaruh juga terhadap pengaturan keuangan dalam keluarga. Perubahan terhadap pengaturan keuangan bisa dilakukan dengan mengurangi kebutuhan yang tidak penting kemudian dialokasikan untuk dana darurat yang dipersiapkan untuk kebutuhan yang sifatnya mendesak misalnya untuk keperluan kesehatan, dan lain-lain. Keuntungan dalam pengaturan keuangan adalah dapat melihat gambaran mengenai keuangan secara keseluruhan serta dapat mengambil sebuah keputusan secara lebih terarah.

Dalam pengaturan keuangan kita cermati pada 2 hal yaitu pemasukan dan pengeluaran yang terdapat pos-pos yang digunakan sebagai pedoman dalam pembuatan keputusan keuangan dalam keluarga.

Pemasukan
Adanya pandemi covid-19 berdampak pada perekonomian, hal tersebut juga berakibat pada pemasukan yang diterima apalagi yang bekerja di sektor swasta. Pemasukan tidak hanya dari penghasilan rutin saja, tetapi bisa juga berasal dari usaha sampingan yang dijalankan. Setiap pemasukan yang dicatat berguna untuk melakukan evaluasi dalam mengelola keuangan keluarga. Berapa pun pendapatan yang diterima maka hidup tetap berjalan. Apabila tidak bijak dalam mengatur keuangan maka akan memberikan masalah pada sirkulasi keuangan keluarga.

Pengeluaran
Mencatat pengeluaran digunakan untuk mengontrol apa saja keperluan yang dibutuhkan keluarga sehingga jika pengeluaran terlalu besar dapat dikurangi. Dengan melakukan pencatatan pengeluaran dapat memprioritaskan kebutuhan apa saja yang memang harus dipenuhi. Terutama saat pandemi masih berlangsung tentu akan lebih mengurangi kebutuhan yang tidak begitu penting.

Pendapatan yang telah dicatat kemudian dapat dialokasikan ke dalam pengeluaran. Tentu pengeluaran yang biasa terjadi adalah pengeluaran yang bersifat rutin seperti kebutuhan pokok yang dikonsumsi maupun kebutuhan yang dipakai.

Daftar kebutuhan dapat dibuat secara lengkap dengan melihat jumlah dan harga barang sehingga dapat melakukan perkiraan jumlah pengeluaran yang harus dikeluarkan. Catatan tersebut berguna untuk memperjelas bahwa pengeluaran keluarga sudah sesuai anggaran atau tidak. Jika pengeluaran ternyata sudah melebihi anggaran maka dapat mengurangi kebutuhan yang tidak penting.

Setelah pengeluaran sudah tercatat, maka perlu untuk mengalokasikan uang untuk menabung. Menabung merupakan salah satu hal terpenting yang dapat dilakukan dalam mengatur keuangan. Menabung dapat diperuntukkan bagi masa depan anak-anak untuk mengenyam pendidikan. Hal ini sangat perlu diterapkan orang tua dengan cara menyiapkan dalam bentuk tabungan pendidikan.

Menabung dapat dilakukan dengan cara menyisihkan uang, setidaknya minimal menyisihkan 10% dari penghasilan yang diterima. Ada baiknya saat menyisihkan penghasilan untuk tabungan dilakukan di awal sebelum digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Tabungan juga perlu dimasukkan ke dalam perencanaan anggaran secara kontinyu.

Mempersiapkan dana darurat juga perlu dilakukan. Hal tersebut bermanfaat ketika terjadi musibah yang tidak diinginkan. Apalagi dalam masa pandemi saat ini, sehingga lebih membutuhkan pengeluaran dalam menghadapi pandemi. Semisal jika harus melakukan perawatan di Rumah Sakit, untuk pembelian hand sanitizer, masker, obat, dan kebutuhan vitamin untuk meningkatkan imun tubuh saat masa pandemi.

Bijak juga dalam membeli kebutuhan sesuai dengan prioritas dan mengurangi yang tidak terlalu penting sehingga keuangan dapat digunakan secara baik. Dengan pengaturan keuangan yang baik maka arus kas keuangan tetap terjaga dengan baik dan stabil. Hal tersebut dapat menghindari dari segala kemungkinan hal yang buruk terjadi sehingga dapat mengurangi risiko. (*)

Informasi lebih lanjut : Jl. Raden Patah No. 182-192, Semarang.
Telp. 024-3545882/08112710322 atau IG @universitasnasionalkarangturi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved