Breaking News:

Berita Pendidikan

Dirjen Dikti: Angka Partisipasi Pendidikan Tinggi Perlu Digenjot untuk Dapatkan SDM Berkualitas

Tantangan nasional ke depan: terkait demokratisasi dan transformasi sosial. Lalu kesenjangan, kemiskinan, pemenuhan kesehatan, capaian pendidikan.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: moh anhar
Tangkapan layar webinar
Tangkapan layar Koordinator Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Direktorat Sumber Daya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Mulyono berbicara dalam webinar 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG- Tantangan nasional ke depan yakni terkait demokratisasi dan transformasi sosial.

Lalu kesenjangan, kemiskinan, pemenuhan kesehatan, capaian pendidikan.

Kemudian, kebutuhan dasar pangan dan sandang masih banyak bergantung impor.

Ketersediaan infrastruktur belum memadai (konektivitas atau transportasi, air bersih, sanitasi, irigasi).

Hal tersebut diungkapkan Koordinator Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Direktorat Sumber Daya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Mulyono pada webinar nasional dalam rangka dies natalis ke-40 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS).

Baca juga: Desa Mengepung Corona, Strategi Anyar Gubernur Jateng Melawan Varian Delta

Baca juga: Jadwal Sepak Bola Olimpiade 2021, Laga Pembuka Mesir Vs Spanyol dan Brasil Vs Jerman

Penguatan pendidikan tinggi yang berkualitas harus terus digenjot untuk memenuhi sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam dunia kerja di masa mendatang.

"Industri manufaktur tergantung lisensi asing. Bahan baku industri masih banyak impor. Bahan baku obat-obatan masih 90 persen impor. Serta, industri ekstraksi belum berkembang, hasil tambang banyak yang belum diolah di dalam negeri," kata Mulyono, dikutip dalam webinar, Senin (19/7/2021).

Oleh karena itu, pihaknya mendorong agar lembaga pendidikan tinggi bisa berkualitas.

Oleh karena itu, arah kebijakan dan strategi Ditjen Dikti, kata dia, yakni meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi.

Hal ini juga menyikapi bonus demografi yang mana masyarakat usia produktif mendominasi jumlah penduduk.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved