Breaking News:

Corona Semarang

Hendi Ungkap Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Semarang 94 Persen

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, kasus Covid-19 masih berimbang antara jumlah penderita dan pasien yang sembuh

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
Dokumentasi Humas Pemkot Semarang
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meninjau tempat isolasi di Balai Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Senin (28/6/2021) lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kasus Covid-19 di Kota Semarang masih tergolong tinggi meski mulai mengalami penurunan.

Berdasarkan data pada laman siagacorona.semarangkota.go.id, hingga Senin (19/7/2021) pukul 12.30, tercatat Covid-19 aktif sebanyak 2.017 kasus. Rinciannya, 1.421 merupakan warga Semarang dan 596 merupakan waga luar kota.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, kasus Covid-19 masih berimbang antara jumlah penderita dan pasien yang sembuh.

Dia menilai, kasus Covid-19 jauh lebuh baik dibanding dua hingga tiga pekan lalu.

"Kasus masih berimbang antara jumlah penderita dan tingkat kesembuhan, tapi jauh lebih baik dr 2-3 minggu kemarin. Target kami mudah-mudahan 3-4 hari ke depan jumlah penderita turun," ucapnya.

Tingkat kesembuhan, kata dia, juga terbilang bagus. Angka kesembuhan di Kota Semarang sebesar 94 persen.

Mayoritas masyarakat sudah di vaksin kemudian terpapar Covid-19 bisa sembuh lebih cepat.

"Kurang dari seminggu sembuh," ucapnya.

Meski jumlah kasus Covid-19 di ibu kota Jawa Tengah masih tergolong tinggi, Hendi menambahkan, tidak ada zona merah berdasarkan PPKM mikrozonasi.

Namun, saat ini yang menjadi target pemerintah melalui PPKM darurat yakni mengurangi mobilitas.

"Kita masih ada di wilayah merah. Masyarakat menghentikan aktivitas baru range 20 persen. Ini masih kita edukasi terus masyarakat untuk mampu menjaga diri mengurangi hal-hal yang tidak perlu," tambahnya. (eyf) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved