Breaking News:

Liga 1

Kata Pelatih Persib Bandung soal Dampak PPKM Darurat terhadap Tim

Klub berjulukan Maung Bandung itu sudah menghentikan sesi latihan tim sejak 3 Juli lalu, bertepatan dengan dimulainya masa PPKM Darurat Jawa-Bali.

Editor: M Syofri Kurniawan
PERSIB.CO.ID
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts. 

TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG - Pemerintah mengeluarkan kebijakan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.

Hal itu membuat beberapa tim menyesuaikan dengan kondisi, khususnya yang berbasis di wilayah Jawa dan Bali.

PPKM Darurat membuat tim asal Jawa-Bali mesti melakukan perubahan dalam menggelar sesi latihan tim, tak terkecuali dengan Persib Bandung.

Baca juga: Mantan Pemain Inter Milan Ini Pernah Kena Pukul gara-gara Cium Ibrahimovic

Klub berjulukan Maung Bandung itu sudah menghentikan sesi latihan tim sejak 3 Juli lalu, bertepatan dengan dimulainya masa PPKM Darurat Jawa-Bali.

Sebagai gantinya, para pemain tetap diwajibkan menjalani latihan secara mandiri di kediaman masing-masing.

Pelatih Persib Robert Rene Alberts menilai, kebijakan PPKM Darurat berdampak terhadap tim yang berbasis di wilayah Jawa-Bali dalam melanjutkan persiapan menghadapi kompetisi.

Sebaliknya, klub-klub yang berasal dari luar wilayah Jawa-Bali masih bisa menggelar sesi latihan tim.

"Bicara mengenai lockdown (PPKM Darurat), itu berarti hanya bicara tim-tim yang berasal dari Pulau Jawa dan Bali," kata Alberts kepada wartawan, Minggu (18/7/2021).

"Namun, tim yang berada di luar area tersebut, seperti Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, dan Papua, mereka tidak masuk dalam area yang lockdown," tutur pelatih 66 tahun itu.

"Dari apa yang bisa kami lihat, tim-tim ini beberapa ada yang tetap berlatih dan beberapa ada juga yang memantau perkembangan dari liga," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved